Perusahaan Kapal Api Global Gelar Festival Drama Musikal

206

Sidoarjo, Porosinformatif – Perusahaan Kapal Api Global Gelar Festival Drama Musikal di Empire Hotel Surabaya, Jum’at (06/09) untuk seluruh anak cabang perusahaan. Acara yang sedianya diadakan ini bertujuan guna mempererat tali silaturahmi antar anak cabang perusahaan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Festival Drama Musikal selain daripada mempererat tali silaturahmi, juga bermanfaat guna memupuk rasa kebersamaan, persaudaraan serta satu dan maju menuju suatu perubahan untuk menciptakan kemenangan dalam persaingan bisnis bagi seluruh karyawan.

Dalam sambutannya Bapak Kevin Mergonoto menyampaikan, bahwa dengan digelarnya festival drama musikal ini tidak lain berguna untuk lebih menciptakan kerja sama antar karyawan bisa bersatu padu sesuai dengan tupoksi kerja pada perusahaannya.

“Seni merupakan salah satu media yang paling ampuh untuk mempererat tali persaudaraan dari masing-masing perusahaan. Meskipun dengan media perlombaan kreativitas, tetapi unsur yang terkandung didalamnya lebih sangat bermanfaat,” katanya kepada media yang hadir saat itu.

Perform masing-masing peserta, tidak luput dari perhatian para penonton. Karena tidak jarang adegan yang diperagakan membuat gelak tawa serta canda bagi para penonton. Terkadang kelucuan hadir tatkala antara gerak dan lipsingnya berbeda. Sehingga terkesan terlambat, tetapi unsur lucunya dapat.

Roci Marciano S.Sn.,M.Sn, Dosen Sekolah Tinggi Wilwatikta Surabaya merupakan salah satu juri dalam Festival Drama Musikal menyampaikan, bahwa dalam festival kali ini sangat mengapresiasi sekali. Karena Perusahaan Kapal Api Global menggunakan seni sebagai ajang pemersatu seluruh jajaran staf maupun karyawan.

“Festival ini sungguh sangat mendukung perkembangan seni. Terimakasih kepada perusahaan Kapal Api Global yang telah mengapresiasi dunia kami, terutama dunia kesenian pertunjukan dan bahkan membuat festival drama musikal untuk para karyawan, dengan tujuan menyatukan karyawan dalam rasa kebersamaan dan persaudaraan, satu dan maju menuju suatu perubahan untuk menciptakan kemenangan dalam persaingan bisnis,” katanya.

Penilaian ini bersifat objektif dan tanpa tendensi apapun, sebab satupun dari karyawan yang ikut berlomba tidak ada yang dikenal oleh dewan juri, sehingga penilaian yang dilakukan murni berdasarkan keilmuan dan pengalaman yang telah dilewati selama hidup dan menghidupi kesenian yang telah dijalani oleh masing-masing dewan juri.

“Adapun sumber penilaian wajib yang menjadi landasan dari panitia yang diberikan kepada dewan juri ialah; kualitas suara dan acting, estetika (kostum dan elemen visual) kerapian pelaksana, jumlah peserta saat tampil dan durasi. Hal inilah yang menjadi dasar kami dewan juri untuk melakukan penilaian atas apa yang kami lihat dengar dan rasakan terhadap pertunjukan yang telah dilangsungkan di Empire hotel Surabaya ini,” imbuhnya. (roci)