Ribuan Pil Koplo Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Denpasar

184

Denpasar, Porosinformatif – Sat Resnarkoba Polresta Denpasar bersama Satgas CTOC Polda Bali berhasil mengamankan 3 (tiga) pelaku yang memiliki ribuan barang terlarang berupa Extasy (pil koplo).

Kapolresta Denpasar Ruddi Setiawan S.I.K., S.H.,M.H didampingi Kasat Resnarkoba AKP Mikael Hutabarat S.H,S.I.K.,M.H memberikan keterangan pers kepada media rabu (20/11/2019).

Polisi menangkap tersangka Agus (21) dengan barang bukti 1.250 butir extasy di Jl. Sedap Malam Dentim pada rabu (31/11/19), tersangka Arya (32) di Jl. Tegal Buah Denbar dengan extasy 333,5 butir dan Wahyudi (27) di Jl. Pulau Bungin Denpasar dengan barang bukti 262 kapsul warna putih hijau berisi bahan mentah extasy 35,82 gr. 38 paket MDMA yang merupakan bahan mentah extasy berat 29,73 gr dan 1 paket ganja 1,10 gr dimana ketiga pelaku dalam jaringan berbeda.

Tersangka menjadi pengedar dan kurir narkoba dengan alasan ekonomi dan pelaku tidak ada pekerjaan, mereka di Bali kurang lebih sudah dari tahun 2018 sedangkan untuk pengedar sejak dua bulan lalu.

“Semua barang bukti ini didapat dari luar bali dan polisi masih melakukan penyelidikan jaringan mereka,” kata Kapolresta Denpasar.

Untuk tersangka Agus yang tidak memiliki pekerjaan ini merupakan residivis kasus Curat ditahan di Lp Kerobokan.

Kasat Narkoba AKP Mikael Hutabarat S.H,S.I.K.,M.H menjelaskan, modus dipakai pelaku menjual extasy dengan sistem tempel dan berkomunikasi melalui Wa.

Ketiga pelaku sudah dilakukan pengintaian kurang lebih selama dua minggu. “Satu pelaku asal Madura dan dua berasal dari bali. Bahan mentah MDMA yang beredar sudah lama dan baru kali ini kami mengungkap dalam jumlah besar,” Ungkap Kasat Narkoba.

Terhadap ketiga pelaku dikenakan Pasal 112 ayat (2), Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 115 ayat (2) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 20 tahun. (tim)