Nasya Fauzia Rahman Anak Berprestasi Asal Blitar

202

Surabaya, Porosinformatif – Sempat melihat di media sosial Youtube sosok gadis kecil sedang membaca puisi dengan menggunakan seragam Pramuka.

Nasya bersama teman-teman sekelasnya

Wartawan posrosinformatif.com berhasil mendapatakan informasi perihal sang anak yang memiliki suara lantang dan sangat bagus saat membacakan puisi.

Nasya Fauzia Rahman, lahir di Blitar 4 Desember 2009 dari ibu yang bernama Anis Hidayana dan ayah bernama Fatkhurrohman.

Nasya Fauzia Rahman kini duduk di kelas 4 MIN Kota Blitar, ucap Mike Yuliana guru pembina dari Nasya Fauzia Rahman kepada wartawan porosinformatif melalui sambungan jarak jauh, Kamis (28/11).

Dra. Nanik Dwiyani, M.Pdi selaku Kepala Sekolah MIN Kota Blitar memberikan kebebasan para siswanya untuk berekspresi melalui wadah ekstra kurikuler yang telah di siapkan oleh pihak sekolah.

“Turnamen atau lomba pun boleh diikuti sebagai parameter evaluasi keberhasilan pembinaan ekstrakurikuler dan kemampuan anak selama kegiatan tersebut positif dan masih dapat di bentuk melalui program sekolah,” kata Ibu Kepala Sekolah.

Belum Genap 10 tahun Nasya Fauzia Rahman sudah menorehkan banyak prestasi diantaranya juara 3 lomba baca puisi dalam acara “Blitar Kids Competition tahun 2019” yang diselenggarakan oleh HMP PGSD UNISBA, Juara 1 puisi Porseni MI se-Kota Blitar th 2019,  Juara 2 Lomba Pidato Bahasa Arab Porseni MI se-Kota Blitar, Juara 2 Khotbah di ponpes Al Kamal, Juara 3 pidato bahasa Arab di MTsN 2 Kota Blitar dalam rangka milad ke -22 dan yang baru saja prestasi diraih dan videonya beredar di YouTube merupakan kegiatan Arsmaga Scout Festival 2019 Tingkat Siaga SD/MI Se-Eks Karisidenan Kediri yang diselenggarakan oleh SMAN 3 Kota Blitar dan meraih Juara pertama.

Bagaikan mutiara Nasya Fauzia Rahman yang memiliki keistimewaan memiliki suara yang sangat baik ini, perlu diasah dan dipoles agar dapat terus bertambah keterampilanya.

Tanpa mengukung sang anak untuk memilih kegiatan, Mike Yuliana sebagai pelatih dengan sabar melatih Nasya Fauzia Rahman disetiap bidang yang ditekuninya. Selama keterampilan tersebut masih berkisar pada pengasahan vokal dan pertunjukan, karena kemampuan yang sama juga dimiliki oleh pelatih yang saat ini sedang menempuh kuliah S1 Prodi Teater di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya.

Dengan dukungan orang tua, sekolah dan lingkungan maka Nasya Fauzia Rahman yang kini seorang gadis kecil, kelak akan bisa menjadi seorang gadis besar dengan multitalenta dan banyak prestasi yang diraih. (indar)