Teater Wilwatikta Memberikan Workshop Dan Pentas Teater Di SD Dan SMP Cikal Surabaya

122

Surabaya, Porosinformatif – Diusia yang masih terbilang muda, Teater Wilwatikta (TW) ini telah banyak mengukir prestasi dalam meramaikan perteateran di Indonesia dan Jawa Timur Khususnya.

Peserta Workshop Teater

Pada kesempatan kali ini Teater Wilwatikta diminta oleh Pihak SD dan SMP untuk memberikan workshop kepada siswa-siswi sekolah tersebut. Selain workshop para personil Teater Wilwatikta ini juga menyajikan pementasan yang berjudul “Menolak Goblok”. Naskah ditulis oleh Maria salah satu Mahasiswi STKW yang berasal dari Daerah Manggarai NTT.

Acara itu dimulai tanggal 29 November 2019, tepat pada pukul 09.00 WIB. Tampak Irma selaku Sutradara dan juga sebagai pimpinan dari Teater Wilwatikta untuk event ini maju kedepan, menyapa dan mengenalkan dirinya kepada para siswa-siswi SD dan SMP Cikal yang beralamat di Jl. Raya Lontar Surabaya.

Perkenalan telah menjadi tontonan dengan saling menunjukkan kemampuan masing-masing, dan tampak komunikasi serta pembawaan Irma dan kawan-kawannya menarik perhatian peserta workshop saat itu yaitu Yoshua, Rifah, Maria, Bintang, Alvian, Vero dan Awal.

Mahasiswa STKW ini juga mengakui bahwa acara workshop ini juga sebelumnya telah dilatih dan juga telah dikonsultasikan sebelumnya dengan Dosen yang membina TW selama ini.

Ketika wartawan Porosinformatif.com melakukan wawancara, apakah ada strategi yang digunakan oleh pasukan TW ini dalam melakukan workshop?

“Proses pemberian materi sempat berlatih bersama Pembina, sebab telah masuk ke lingkungan sekolah apalagi tingkat SD dan SMP. Tentu saja perlu ada penyaringan bahasa dan materi yang diberikan, dibeberapa segi materi Game Teater kami olah kembali dan kami perkuat segi edukatifnya,” tegas Irma.

“Begitu juga dengan pementasan yang kami lakukan, tentu saja harus diseleksi secara tatanan, tontonan dan tuntunannya agar para siswa bisa memahami dan mengerti atas apa yang kami lakukan,” imbuhnya.

Dan memang terbukti bahwa selama proses pelaksanaan Workshop  dan pementasan yang ditampilkan oleh personil TW, tampak antusias dan menyenangkan bagi para siswa-siswi SD dan SMP Cikal Surabaya.

Hal ini juga di ungkapkan secara jujur oleh Hana Juniar Chabiba, M.Pd selaku guru dan ketua pelaksana acara tersebut.

“Siswa-siswi yang masih duduk di SMP kelas 8 dan 9 ini tampak bahagia dan puas, atas apa yang telah diberikan oleh teater wilwatikta. Acara ini memang temanya disesuaikan dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, meskipun beberapa siswa memang ada yang belum begitu lancar berbahasa Indonesia, tetapi justru hal ini terjadi komunikasi dengan temannya untuk saling menerjemahkan satu sama lain. Memang diakui bahwa di SMP ini bahasa utama yang digunakan sehari-hari adalah Bahasa Inggris,” ungkapnya.

Ketika ditanya apakah ada Ekstra Teater ? “Di sekolah ini belum ada ujar Hana. Tetapi untuk ekskul tari tradisional dan tari modern sudah ada. Tetapi melihat sajian dan penyampaian dalam memberikan materi workshop oleh teater wilwatikta, muncul rasa optimis bahwa semoga ketika ada pengajuan ekstra teater, bisa disetujui,” tegas Hana.

Memang tidak semua siswa-siswi dalam waktu singkat ini bisa dibuat tampil berani, dimana workshop adalah pemantik awal untuk memancing bakat yang ada di dalam diri sang anak.

Tugas orang tua, guru dan seluruh lingkungan yang bersinggungan dengan sang anak adalah mendukung dan memotivasi.

Teater adalah salah satu ruang, tempat dan bahkan bisa menjadi jembatan untuk mengantarkan kepada sang anak untuk menjemput mimpinya. Tidak semua orang belajar teater dituntut untuk menjadi bintang yang bersinar di panggung dan layar kaca, tetapi setidaknya apabila dengan belajar teater bisa membuat seseorang sadar akan perannya didalam kehidupan. Semoga setiap langkah dan jalan yang ia tempuh selalu diiringi dengan kebaikan. (roci)