Prodi Seni Teater Luncurkan Kegiatan STKW Open Stage (SOS) 

317

Surabaya, Porosinformatif – Bulan Desember ini menjadi momen menarik bagi Prodi Seni Teater Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya dengan diadakannya kegiatan STKW Open Stage (SOS). Hal ini bermula dari kegiatan “Perumahan Sastra” yang dikelola langsung oleh pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi Seni Teater (HIMAPROTES). 

Ketua HIMAPROTES Rizky Amrian (Boep)

Karena Perumahan Sastra hanya fokus pada kegiatan sastra, kemudian Bapak Hariyanto, S.Pd, M.Sn salah satu dosen teater sekaligus pembina Lab Teater berinisiasi untuk menggagas kegiatan yang sifatnya untuk mewadahi seni pertunjukan. Kegiatan ini direncanakan juga bekerjasama dengan pengurus HIMAPROTES.

Ketua HIMAPROTES Rizky Amrian atau yang lebih akrab dipanggil Boep menyampaikan, bersyukur sekali dengan adanya kegiatan ini paling tidak ada beberapa pelajaran yang bisa kami capai selain di dalam kelas. Bisa menjadi pembelajaran bagaimana cara mengelola acara keproduksian, bisa saling mempererat antar mahasiswa, juga menjadi ajang kreasi mahasiswa juga dosen STKW. 

“Sebagai persiapan untuk kegiatan, dengan cuaca yang tidak bisa diprediksi, kami mempersiapkan dua stage, outdoor dan indoor. Tapi stage utama masih outdoor yang kami beri nama Anspiration Stage. Kalau sekiranya tidak memungkinkan, kegiatan bisa langsung dialihkan ke indoor di Gedung Teater Kecil STKW,” kata Rizky, Senin (16/12/2019).

Kegiatan SOS direncanakan dibuka mulai pukul 17:00 WIB hari Selasa, 17 Desember 2019. Sebagai kegiatan perdana, pihak pelaksana menghadirkan beberapa artist/seniman di antaranya: Indra Tjahyadi, Mujib Al Firdaus, Didik Harmadi, Ratna Mestika Sari, Syska LA Veggie, Roci Marciano, Erina, Yanti, Lubet Arga Tengah dan Mike Yuliana. Sebagian mereka akan menampilkan pertunjukan dengan cara kolaborasi. 

“Harapannya dengan adanya kegiatan SOS ini, kami mahasiswa di Prodi Teater khususnya tidak dipandang sebelah mata, kami juga melakukan kegiatan sebagai wadah kreatifitas khususnya bidang teater yang tidak sekadar bergantung pada ujian atau undangan pentas dan lain semacamnya,” ujar Achmad Arief, Mahsiswa Prodi Teater semester V. (lubet)