Teater Sendratasik FBS UNESA Mempersembahkan Purna Madya Warsa 2019

119

Surabaya, Porosinformatif – Purna Madya Warsa merupakan manajemen produksi pertunjukan Tetaer yang dibuat oleh mahasiswa Jurusan Sendratasik Konsentrasi drama sekitar tahun 2007.

Salah satu adegan dalam Naskah lakon Mega-Mega

Hingga saat ini Purna Madya Warsa menjadi wadah manajemen produksi pertunjukan yang kekal bagi mahasiswa konsentrasi drama, setiap Ujian Akhir Semester Mahasiswa menggunakan Purna Madya Warsa sebagai nama dari manajemen produksinya.

Pagelaran Purna Madya Warsa 2019 yang dibina oleh dua orang Dosen yaitu Dr. Autar Abdillah,S.Sn.,M.Si. dan Arif Hidajad, S.Sn.,M.Pd. mempersembahkan serangkaian pementasan teater dengan konsep pertunjukan teater realis, dimana 10 karya teater akan dipentaskan selama empat hari sejak tanggal 25-28 Desember 2019 di Gedung Pertunjukan Sawunggaling FBS Unesa.

Minggu (25/12) sejak pukul 14.30 WIB pagelaran dimulai, di hari pertama ini pertunjukan yang ditampilkan sebanyak 3 repertoar, adapun karya yang ditampilkan sebagai berikut : Naskah Berjudul End Game karya Samuel Backett sutradara Yayang Febiola, Naskah Berjudul Dunia orang-orang mati karya Saini KM sutradara Ninda dan terakhir pertunjukan ditutup oleh penampilan Naskah berjudul Mega-Mega karya Arifin C. Noer Sutradara Rianista Indra Pratama dan M. Misbahul Munir.

Pertunjukan Hari kedua akan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember 2019 pukul 15.00 WIB – selesai dengan menampilkan tiga pertunjukan yaitu : Naskah berjudul Kapai-kapai karya Arifin C Noer Sutradara Od dan Vignadia, Naskah berjudul Dua Puluh Tahun Ingatan karya Esa Tegar Putra Sutradara Aisyah dan Naskah berjudul Cerita Tentang Dua Lelaki karya Dahono Prasetya Sutradara Kotib.

Pertunjukan Hari Ketiga tanggal 27 Desember 2019 juga akan menampilkan tiga Naskah pertunjukan yaitu Naskah berjudul Orang-orang Bawah Tanah karya R.Giryadi Sutradara Erviana, Naskah berjudul Yerma karya Fedrico Garcia Lorca Surtadara Bunga Flamboyan dan Naskah berjudul Gempa karya B. Soelarto Sutradara Dita.

Hari terakhir dalam rangkaian kegiatan Purna Madya Warsa 2019 dilaksanakan pada tanggal 28 Desember 2019 dengan menampilkan satu karya mahasiswa sendratasik Unesa dengan naskah berjudul Raja Mati karya Eugene Ionesco Sutradara Aji, dan penampilan terakhir dalam rangkayan kegiatan Purna Madya Warsa 2019 akan di tutup dengan pementasan dari “Jalan Baru Teater” Universitas Tujuh belas Agustus Surabaya yang akan membawakan Naskah Do’a Batu karya dan Sutradara Ateng S Kamto.

Reportase by : Indar Sabri