CROUZON SYNDROME Kasus Langka Kali Pertama Di RSUP Sanglah

169

Denpasar, Porosinformatif – RSUP Sanglah merawat pasien Crouzon Syndrome. Penyakit Kelainan tempurung kepala ,ini merupakan kasus langka.

“Kasus ini langka, tingkat kejadiannya 16 per 1000 angka kelahiran”, ujar Direktur Medik dan Keperawatan, Dr dr I Ketut Sudartana,Sp.B-KBD saat memberikan penjelasan kepada media.

Pasien asal Jembrana ini dirujuk ke RSUP Sanglah tgl 9/1/2020 dari RSUD Negara dan langsung mendapat penanganan dokter spesialis di RSUP Sanglah.

Sudartana menjelaskan Crouzon Syndrome terjadi karena penutupan tulang kepala terlalu dini, sehingga tulang kepala menjadi tampak runcing tidak beraturan.

Dalam kedokteran penyebab kasus ini merupakan kelainan genetik, karena adanya mutasi gen FGFR2. Saat ini pasien ini dirawat oleh 6 dokter yaitu: Bedah saraf, Bedah plastik, Bedah mulut, THT, mata, dan anestesi.

“Sesuai rencana pasien akan dioperasi tanggal 21/1/2020 oleh dokter bedah saraf dan dokter bedah plastik. Bedah saraf akan mengoperasi hydrocepalosnya sedangkan bedah plastik menangani rekontruksinya. Untuk operasi selanjutanya akan dilakukan setelah 6 bulan,” imbuh Sudartana.

Reportase by : Humas RSUP Sanglah