Ketua DPW Pekat IB Provinsi Bali Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan 2020

Maknai Hari Raya Galungan Dan Kuningan Dengan Bersama-sama Menjaga Keutuhan NKRI

Denpasar, Porosinformatif – Organisasi Kemasyarakatan Pembela Kesatuan Tanah Air Dewan Pimpinan Wilayah Bali melalui Ketua DPW Ida Bagus Alit Manuaba S.Sos mengucapkan “Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan 2020”.

“Hari Raya Galungan lan Kuningan. Hari ini merupakan peringatan atas terciptanya alam semesta beserta isinya dan kemenangan dharma melawan adharma. Umat Hindu melakukan persembahan kehadapan Sang Hyang Widi dan Dewa/Bhatara dengan segala manifestasinya sebagai tanda puji syukur atas rahmatnya serta untuk keselamatan selanjutnya”, urai Tu Aji Alit panggilan keseharian Ketua DPW Pekat IB Bali kepada media Porosinformatif.

Dimana hal ini sesuai dan sejalan dengan Visi dan Misi Organisasi Kemasyarakatan Pekat IB yaitu :

VISI

MENUMBUHKAN RASA CINTA YANG MENDALAM TERHADAP BANGSA DAN NEGARA DAN MENANAMKAN JIWA PATRIOTISME DAN NASIONALISME

MISI

MENGAJAK SEGENAP KOMPONEN BANGSA DAN ELEMEN MASYARAKAT UNTUK MENJAGA KEUTUHAN BANGSA DALAM KERANGKA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA ( NKRI )

“Visi misi Pekat IB sangat jelas sekali. Dimana dengan menumbuhkan rasa cinta yang mendalam terhadap Bangsa dan Negara serta menanamkan jiwa patriotisme dan nasionalisme, kita sebagai Bangsa yang besar dan Negara yang dihormati oleh Negara lainnya. Harus mampu menjaga dan mempertahankan kedaulatan diatas dunia. Semoga dengan memaknai arti dan hakikat Hari Raya Galungan dan Kuningan di tahun 2020 ini, Bangsa Indonesia semakin jaya”, tegas Bapak dengan dua putra ini.

“Kalau bukan kita, Siapa lagi ?”, Ketua OKK A.A Gede Suryawan menambahkan.

“Organisasi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu dibentuk atas dasar kecintaan kita sebagai warga negara terhadap Bangsa. Pekat IB akan terdepan membantu seluruh elemen masyarakat dalam hal bela negara. Misi kita jelas dan tegas, mengajak segenap komponen bangsa dan elemen masyarakat untuk menjaga keutuhan NKRI”, kata Ajik Tato panggilan akrabnya.

Organisasi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu didirikan dan ditetapkan pada Hari Jumat Tanggal 1 Juni 2007 di Jalan Raya Penggilingan, Komplek P.I.K. Blok C No.4-5, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Sebagai perwujudan dari cerminan kehidupan bermasyarakat yang majemuk, telah diatur dalam UUD 1945 pasal 30 tentang Kewajiban Bela Negara baik secara individu / perorangan maupun bersama-sama untuk turut serta berperan aktif memelihara, melaksanakan dan mempertahankan tatanan kemasyarakatan, kebahagiaan dan kenegaraan dengan segala tekad dan kemampuan menuju terwujudnya penyelenggaraan pembangunan yang berkelanjutan dan berkesinambungan.

“Sebagai bangsa yang besar dengan secara sadar, memiliki rasa tanggung jawab penuh dan turut ikut serta wajib membela dan menegakkan Persatuan dan Kesatuan serta Keutuhan bangsa dan Negara INDONESIA, merupakan bagian dari iman yang dapat diaktualisasikan dalam setiap peran kehidupan bermasyarakat dimanapun kita berada serta merupakan refleksi dari Undang Undang No. 20 Tahun 1982 pasal 2”, imbuhnya.

Reportase by : Totok Waluyo