Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar, UPP Provinsi Bali Dan UPP Kabupaten/Kota Se – Bali.

43

Badung, Porosinformatif – Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar yang dilaksanakan oleh Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Provinsi Bali dan Kabupaten / Kota se-Bali, dibuka oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, SH di gedung Gosana Puspem Badung, Bali. Kamis (12/03), pagi pukul 10.15 wita.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Narasumber hingga peserta yang diundang yakni Ketua UPP saber pungli Prov.Bali/Inspektorat Prov.Bali (I Wayan Sugiada.,S.H.,M.H.), Majelis Desa Adat Prov.Bali ( Anak agung Premana), Kadis PMA Bali ( I G AK Kartika Jaya Saputra), Wakil Bupati Badung (Drs.I Ketut Suiasa.,S.H, Ketua pelaksana UPP saber Punggli Kab.Badung Kompol Sindar Sinaga.,S.P., Ketua/wakil Pokja dan anggota Pokja), Kejati Bali (Aswas/Imanuel Rudi pailan,Aspidsus/I Nyoman Sucita), Staf Kumham Bali, FKPD Kab.Badung, Staf ahli Pemda Badung, Asisten Pemda Badung, Inspektorat Pemda Badung, Sekda Kab.Badung, Kepala Badan Pemda Badung, SKPD Pemda Badung, Sekretaris DPRD Kab.Badung, Kepala Bagian Pemda Badung, Camat se-Badung, Pimpinan Perusahan Daerah Kab.Badung (PDAM,PD Pasar,RSUD Mangusada), Perbekel/lurah se-Badung dan Ketua pecalang se-Badung dengan peserta yang hadir 458 orang.

Dalam laporan singkat ketua UPP Kab.Badung Kompol Sindar Sinaga, SP mengharapkan dengan adanya sosialisasi Saber Pungli ini, memberikan kesempatan kepada para peserta seluas – luasnya untuk menanyakan kepada para Narasumber, sehingga tidak ada pungutan yang dilakukan di masing-masing desa yang melawan hukum (masuk dalam ranah pungli).

“Kita harapkan para pemangku jabatan dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat di desa masing – masing dengan ikhlas, sehingga dapat menciptakan situasi yang kondusif dengan tidak melanggar hukum,” ungkap Kompol Sinaga yang tinggal sehari berdinas di Polres Badung sekaligus mohon pamit menjalankan tugas barunya menjadi Wakapolres Klungkung.

Wakil Bupati Badung dalam sambutannya, mengatakan dengan adanya sosialisasi terkait Saber Pungli ini, agar seluruh peserta bisa memahami dengan benar apa yang patut dilakukan, sehingga tercipta situasi yang damai, kerta raharja, tali persaudaraan dalam menyama beraya tetap ajeg.

Selesai di buka oleh Wakil bupati badung kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar oleh para Narasumber.

Adapun kesimpulannya, agar perarem yang sudah ada sebaiknya tidak dijalankan terlebih dahulu sebelum didaftarkan atau belum diregistrasi dari Dinas sambil menunggu juknis dari MDA. Perarem yang dibuat berdasarkan kesepakatan dalam rapat/paruman, tentang dudukan (pungutan) akan diatur mekanisme dan prosedurnya kemudian dan saat ini sedang dibahas.

Dari para Narasumber mengharapkan tidak ada melakukan pungutan/dudukan sebelum ada payung hukumnya seperti perarem yang sah. (tim)