Ratusan Turis Rusia Hendak Ke Bandara, Duta Besar Rusia Surati Gubernur Bali

206

Sikapi Surat Resmi Duta Besar Rusia, Gubernur Bali Instruksikan Pecalang Agar Tidak Menghambat Turis Rusia Ke Bandara

Denpasar, Porosinformatif – Surat Edaran Gubernur Bali I Wayan Koster No. 45/Satgascovid19/III/2020 tanggal 23 Maret 2020, perihal himbauan. Dimana dasar surat edaran tersebut adalah arahan Presiden RI dalam pidatonya tanggal 15 Maret 2020 dan maklumat Kepala Kepolisian RI No. Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020.

Gubernur Koster menghimbau agar seluruh masyarakat Bali untuk tetap berada dan melakukan kegiatan di rumah pada tanggal 26 Maret 2020.

“Kita perlu memperhatikan dengan sangat sungguh-sungguh penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali, yang memperlihatkan kecenderungan semakin meningkat,” ujarnya.

Meski menjadi polemik dalam masyarakat, bahwasannya himbauan yang disampaikan merupakan larangan berkegiatan di luar. Terpantau hampir sebagian jalan terblokade, sehingga masyarakat tidak bisa pergi keluar ataupun masuk dalam kota. Berdasarkan info yang berkembang di sosial media maupun laporan dari rekan media, beberapa titik jalan memang sudah di plang oleh Pecalang dan anggota Kepolisian serta TNI.

Adapun akses jalan yang termonitor di blokade adalah akses Singaraja Denpasar, akses Gianyar Denpasar, akses Tabanan Denpasar, akses Gatsu, akses Darmasaba, akses Jl. Nangka, akses Bangli Denpasar, akses Monang maning, akses Karangasem ditutup. Untuk lokasi yang di buka adalah akses Negara Gilimanuk (namun belum ada informasi buka sampai dimana).

Dengan penutupan beberapa akses jalan inilah, Duta Besar Rusia di Jakarta melayangkan Surat Resmi yang bersifat sangat segera kepada Gubernur Koster.

Surat Resmi dengan nomor #26 tertanggal 26 Maret 2020, memohon dengan sangat agar Gubernur Koster memberikan arahan kepada para petugas keamanan (Pecalang), Polda serta jasa transportasi agar memberikan sinyal hijau terhadap 500 warga Rusia yang hendak pergi ke Bandara dengan maskapai penerbangan Rossiya pada pukul 20.55 Wita.

“Kami memohon dengan sangat. Agar nantinya para penumpang pesawat “Rossiya” diperbolehkan/diijinkan pergi ke Bandara dengan menunjukan tiket pesawat flight SU 6296 “Rossiya” rute Denpasar – Moscow,” ujar Liudmila Vorobieva melalui surat resminya.

Dalam waktu yang bersamaan, melalui Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali Gubernur Koster menginstruksikan kepada aparat keamanan, Bendesa Adat dan Pacalang, di Wilayah manapun Hotel tempat warga Rusia itu menginap, agar mengijinkan warga tersebut keluar melewati jalan menuju Bandara.

“Jadi tidak boleh menghambat, agar bisa sampai di Bandara tepat waktu dan bisa terbang sesuai jadwal,” tegas Gubernur Koster.

Reportase by : Totok Waluyo