Kolaborasi TNI – Polri Dirikan Dapur Umum Di Tengah Pandemic Covid-19

54

Badung, Porosinformatif – Kepolisian Resor Badung bersama Dandim 1611 Badung mendirikan dapur umum di Pasar Beringkit, Mengwi untuk memberikan makanan gratis kepada masyarakat di tengah-tengah pandemic virus corona (Covid -19) Selasa (20/04) pukul 08.00 pagi tadi.

Untuk menjamin kebersihan makanan yang disajikan, personel yang berada di dapur umum mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang berlaku mulai dari cuci tangan, memakai masker dan pemeriksaan suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur.

Di pintu masuk dapur juga disiapkan cuci tangan maupun hand sanitizer serta menerapkan jaga jarak.

Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK didampingi Pabung Kodim 1611/Badung Mayor Inf I Putu sukadana serta dihadiri Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani, SH beserta PJU Polres Badung menyampaikan dapur umum yang didirikan di Pasar Beringkit, Mengwi, Badung bertujuan untuk peduli dan ingin berbagi kepada sesama yang berdampak wabah covid-19.

“Selain ingin berbagi kepada sesama, dapur umum ini juga bermanfaat untuk memupuk jasa kebajikan karena merasa empati, sehingga berinisiatif membantu masyarakat,” ungkap Kapolres Roby.

Sebelum nasi bungkus dibagikan ke masyarakat, AKBP Roby bersama Pabung Kodim 1611/Badung mencoba (test food) terlebih dahulu, agar nasi yang akan di bagikan layak untuk masyarakat.

“Pagi ini sesuai rencana kita akan bagikan nasi bungkus sekitar 500 lebih kepada masyarakat, mulai dari Pasar Beringkit, Terminal Mengwi, pasar – pasar tradisional lainnya, para supir, Security, petugas kebersihan dan lainnya di empat kecamatan di kabupaten Badung,” bebernya.

“Jika ada respon positif dari masyarakat akan kita lanjutkan,” sambungnya.

Dan menurut orang nomor satu di jajaran Polres Badung ini, meskipun ada kendala bahan baku untuk melanjutkan dapur ini, pihak relawan akan berusaha demi cintanya kepada sesama.

“Dan kita berterima kasih kepada PD. Pasar Beringkit, bersedia memberikan lahan luas/tempat parkirnya untuk dapur umum, sehingga memudahkan kerja para relawan,” imbuhnya.

Terkait dengan gangguan kriminalitas selama pandemic Covid -19, di wilayah hukum Polres Badung ada penurunan hingga 20 persen, “Ini berkat kesadaran masyarakat tinggal di rumah,” katanya.

Iapun menegaskan tidak ada narapidana dibebaskan melalui program asimilasi dan integrasi pencegahan covid -19 di Kabupaten Badung.

“Dapur ini salah satu program pemerintah yang sesuai dengan arahan bapak Presiden RI Joko Widodo untuk saling membagi,” tegasnya.

Dirinya menghimbau, “jika ada lembaga-lembaga mau membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam penanggulangan pencegahan virus corona (covid -19), harus sesuai dengan Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” tandasnya. (Tim)