Kisah Inspiratif Muhammad Khan : “Peraih Piala Citra Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik”

78

Surabaya, Porosinformatif – Muhammad Khan aktor Peraih Piala Citra Kategori Pemeran Utama Pria Terbaik dalam Film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya Garin Nugroho dalam perannya sebagai Juno, berkisah tentang perjalanan hidupnya hingga mencapai puncak kesuksesan di bidang keaktoran dalam acara WEBINAR#2 yang di selenggarakan oleh Jurusan Teater Sekolah Tinggi Kesenian Surabaya (STKWS), Senin (29/06/2020).

Acara yang berlangsung selama dua jam bertajuk “Menjadi Aktor Film” dipandu oleh Roci Marciano, M.Sn, Dosen Jurusan Teater STKW Surabaya diikuti oleh banyak partisipan penggiat Teater, baik dari sanggar umum dan sanggar kampus dari berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya turut bergabung juga ketua Program study Teater Institut Seni Budaya Indonesia Aceh.

Sekitar 20 menit Muhammad Khan memberi pengantar setelah itu sesi tanya jawab dilakukan. Banyaknya pertanyaan dan atusias para partisipan membuat acara yang semula hanya dikemas dalam durasi satu jam menjadi dua jam. Pertanyaan berkisar seputar teater, film dan keaktoran.

Muhammad khan menjawab dengan jelas dan detail satu demi satu pertanyaan, maklum saja Muhammad khan merupakan alumnus dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta Jurusan Teater, dengan latar belakang seorang akademisi membuat muhammad Khan piawai menjawab semua pertanyaan dari partisipan.

“Walaupun berlatar belakang Akademisi, kesulitan ber-akting di film juga dialaminya,” ujarnya.

“Saya penah dikomentari oleh Garin Nugroho ketika melihat saya berakting dalam satu adegan “Jangan Akting, Natural Saja” tentu saja perkataan itu bagaikan cambuk yang mengujam di tubuh saya dimana ketika dalam studi ia selalu dikenalkan dengan sebutan “Akting” sedangkan saat ini saya tidak boleh “Akting”. Kebingungan ini membuat saya lebih banyak belajar, sehingga saya tahu perbedaan akting dalam film dan teater,” imbuhnya.

Sampailah pada pertanyaan seorang partisipan bernama Syna Dalila dari teater Sendratasik Unesa yang menanyakan kepiawaian dan kesuksesan Muhammad Khan hingga dapat meraih Piala Citra, sehingga menjadi contoh bagi para penggiat teater di Indonesia.

Diluar dugaan sensitifitas seorang Muhammad Khan kali ini tersentuh, sehingga jawaban yang diberikan tidak seperti jawaban pada pertanyaan sebelum-sebelumnya. Kali ini Muhammad khan berkisah tentang perjalanan hidupnya yang penuh dengan misteri.

“Setelah lulus dari Institut Seni Indonesia, saya bekerja di salah satu Home Stay di Yogyakarta selama dua tahun, dimulai dari bersih-bersih, tour guide para tamu hingga sempat menjadi Supervisor,” terangnya.

Keputus-asaan akan impiannya menjadi Aktor seperti Shahrukh Khan sudah mulai terkikis, hingga pada suatu hari seorang teman mampir di tempatnya bekerja dan mengatakan bahwa habis melakukan casting Film.

Ketertarikan Muhammad Khan muncul kembali namun masih ragu. Setelah tiga hari ia mendapatkan telp dari seseorang yang mengundangnya untuk casting film, banyak lika-liku juga ia alami hingga ia mendapatkan Peran Juno dalam Film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya Garin Nugroho.

Lebih lanjut Muhammad Khan berkisah yang cukup membuat para partisipan Webinar saat itu menjadi terbawa perasaan, kisah disaat Muhammad khan berkesempatan berkunjung ke Eropa untuk mengikuti Festifal Film disana. Karena visa izin tinggal yang ia miliki selama satu bulan di Eropa, maka kesempatan itu tidak ia sia-siakan.

“Kenapa saya selama dua tahun harus bekerja di Home Stay, dari bekerja itulah saya belajar bahasa Inggris dan tamu-tamu yang pernah ditemani dan pernah menginap di homestay tempat saya bekerja lah yang membantu saat di Eropa hingga dapat keliling Eropa,” paparnya.

Di akhir kisah Muhammad Khan mengeluarkan kalimat bijak “Tuhan tidak memberikan apa yang kita ingingkan, tapi Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan”.

Acarapun ditutup oleh Dr. Koko Hari Pramono, M.Pd selaku Ketua Jurusan Teater STKWS dengan mengucapkan terimakasih kepada Muhammad Khan sebagai Narasumber dan Para Partisipan atas animonya yang luar biasa serta memberikan informasi kegiatan Webinar#3 yang akan di gelar Senin (06/07) mendatang.

Reportase : Indar Sabri
Editor : Totok Waluyo