Sinergitas Antara Pemerintah Kabupaten Dan Pemerintah Desa Dalam Menyongsong New Normal

Buleleng, Porosinformatif – Jelang tatanan kehidupan baru atau yang disebut New Normal, sinergitas antara Pemerintahan Kabupaten dan Desa terus ditumbuhkan secara berkesinambungan. Hal ini tampak, saat Wakil Bupati Buleleng Dr. I Nyoman Sutjidra, SP. OG menghadiri penyerahan bantuan masker dan beras kepada kader PKK Desa dan 2 Ibu hamil di Wantilan Desa Kayuputih oleh Kecamatan Banjar, Selasa (07/07).

Selain Wakil Bupati Buleleng, tampak hadir Camat Banjar, Perbekel Kayuputih, Perbekel Banyuatis, Perbekel Munduk, Perbekel Gobleg, Perbekel Tirtasari, Perbekel Gesing, TP PKK Kabupaten Buleleng, TP PKK Kecamatan Banjar, TP PKK Desa serta Babinsa dan Babhinkamtibmas.

Acara yang digelar dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, berjalan lancar tanpa ada hambatan. Seperti menjaga jarak (social distancing), menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun.

Wakil Bupati menghimbau, bahwa menjelang tatanan kehidupan yang baru, seluruh masyarakat hendaknya lebih berdisiplin terhadap kesehatan bersama, mengingat kita masih berada ditengah pandemi Covid-19.

“Kita harus tetap saling mengingatkan, akan arti pentingnya mengikuti himbauan pemerintah menjelang tatanan kehidupan baru atau New Normal,” tegasnya.

Disela acara, TP PKK Kabupaten sempat memberikan dan berbagi pengalaman perihal kesehatan. Dimana guna meningkatkan imunitas dalam tubuh, haruslah rutin meminum jamu tradisional yang bisa dibuat sendiri.

Perbekel Kayuputih I Made Sudiarta kepada media menyampaikan, bahwa acara ini merupakan wujud nyata perhatian dari Pemerintah Kabupaten kepada Pemerintah Desa.

“Semoga acara seperti ini, bisa rutin dilaksanakan. Karena sangat bermanfaat bagi ibu-ibu kader PKK yang ada di tingkat desa. Harapan segenap masyarakat, khususnya di Kabupaten Buleleng agar lebih saling merapatkan barisan untuk menjalani tatanan kehidupan baru nantinya,” terang Kepala Desa yang murah senyum kepada media yang hadir.

Editor : Totok Waluyo
Reportase : Totok Waluyo