MAI CINEMA Poduksi Film Kedua Di Masa Pandemi Berjudul Tho’un Abang

244

Tuban, Porosinformatif – Setelah sukses pada penayangan film pertamanya di masa pandemi yang berjudul MAT (Hidup Tentang Strategi). MAI Cinema yang merupakan wadah para sineas muda Kabupaten Tuban, kini membuat Film baru yang berjudul Thou’un Abang.

Proses penggarapan Film dilakukan selama tiga hari, sejak Kamis sampai dengan Sabtu (16-18/7/2020). Kali ini MAI Cinema yang di gawangi oleh Isnan, Ali Mustofa, Irfan Zuhri, Nikholas dan Andrew bekerjasama dengan para mahasiswa Drama Jurusan Sendratasik FBS Unesa diantaranya: Jefri, Grace Oliviera, Afif, Vely dan Lintang. Kerjasama ini dapat terjalin berkat jaringan yang dibentuk oleh para alumni mahasiswa drama yang berdomisili di Tuban yaitu: Teguh Sutrisno, S.Pd, Dodot, S.Pd, Kun Baehaqi almas, S.Pd dan Aulina Umaza, S.Pd.

Naskah Monolog Digital berjudul Tho’un Abang karya Indar Sabri ini, bercerita tentang kisah imajinatif dari penulis tetang salah satu kejadian yang terjadi di masa pandemi COVID-19. Naskah yang ditulis dalam format Monolog Digital ini, menggabungkan antara tehnik penulisan naskah lakon monolog dan skenario film.

Naskah monolog Digital ini sejak awal memang direncanakan proses penggarapannya menggunakan tehnik cinematik, penggabungan diantara kedua disiplin ilmu ini menjadi sebuah kajian yang cukup panjang diantara tim produksi. Sehingga format yang diinginkan mencapai sebuah kesepakatan.

Isnan yang merupakan salah seorang motor dari MAI CINEMA, kepada wartawan Porosinformatif mengatakan, “saya merasa tertarik dan tertantang untuk penggarapan naskah ini” dan ia akan turun tangan langsung dalam proses penggarapannya sebagai Sutradara.

Ditangan Isnan naskah ini akan menjadi sebuah karya film dengan tidak menghilangkan esensi awal, sehingga Monolog dari sang tokoh masih tetap terasa dominan.

Shooting Tho’un Abang dilaksanakan di Perumahan Bukit Karang yang lokasinya tidak jauh dari Kota Tuban. Antusias warga perumahan terhadap proses karya ini sangat besar, terlihat dari pemberian Izin RT serta warga yang memberikan izin rumahnya untuk dipergunakan sebagai lokasi shooting selama tiga hari. Beberapa bantuan dan support lainnyapun diberikan demi berlangsungnya dan suksesnya proses shooting.

Setelah selesai proses Shooting pembuatan karya baru yang berjudul Tho’un Abang tim Produksi dari MAI Cinema berencana akan merilis film baru ini dengan mengadakan launching film dan Nonton Bareng satu bulan sekitar akhir bulan Agustus.

Semoga MAI Cinema dapat terus berkarya walau tidak lepas dari protokol kesehatan dengan memaksimalkan Tim yang hanya sedikit untuk terus memproduksi karya-karya baru yang menginspirasi para pemuda dan sineas Indonesia.

Editor : Totok Waluyo
Reportase : Indar Sabri