Program Hero’s Projects Dari Grow N Fun Indonesia

201

Pertama di Indonesia, sebuah program holistik bagi anak dan remaja yang memiliki durasi sepanjang 1 tahun, dengan modul yang juga melibatkan anak-anak sebagai tim penyusunnya.

Surabaya, Porosinformatif – Berangkat dari kondisi pandemi, Grow n Fun Indonesia yang digawangi oleh dua lulusan antropologi Universitas Airlangga Surabaya, yaitu Wulansary dan Nina Wahyuni, menggagas sebuah kegiatan bagi anak dan remaja dengan tajuk : Hero’s Projects.

Sebuah program pendidikan alternatif (non-formal) yang berfokus pada softskill yang selama ini diabaikan di ruang-ruang pendidikan formal. Softskill yang berupa pembangunan karakter, pemberian teladan, serta pembiasaan perilaku baik.

Grow n Fun dengan visinya membersamai pertumbuhan/perkembangan anak dengan cara menyenangkan, telah menyiapkan modul-modul yang akan dijalankan selama satu tahun. Di mana setiap modul akan ditempuh dalam 2 bulan.

“Modul-modul itu meliputi mengasah skill publik speaking dan creative writing, modul kedua membahas tentang konsep diri, modul selanjutnya mengupas tentang passion dan konsep entepreneurship,” terang Wulan Manager Program seraya menjelaskan tiga modul awal lebih pada pembekalan pribadi para peserta program.

Lebih lanjut Wulan menjelaskan, untuk modul ke empat bicara tentang lingkungan hidup dan modul kelima yang bisa dikatakan modul pamungkas akan membahas tentang cinta tanah air Indonesia.

Program ini memang digagas saat pandemi berlangsung, dan kemudian dilakukan secara daring, mengingat kondisi tidak memungkinkan kegiatan berkumpul bersama dengan pertimbangan risiko kesehatan. Batch 1 program ini akan dimulai pada 30 Agustus 2020, dan akan disusul batch selanjutnya setiap 2 bulan sekali.

“Harapan kami dari Grow n Fun Indonesia, program ini mampu menjawab tantangan jaman pada generasi anak dan remaja saat ini. Yang kelak 25 tahun lagi, saat Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke 1 abad akan siap dipimpin oleh orang-orang baik yang selalu berpihak pada kebenaran dan kemanusiaan, yang tidak tercerabut dari akar identitas kebangsaannya,” tutupnya.

Saat pandemi usai kelak, program Hero’s Projects siap untuk dilakukan secara offline di banyak kota di Indonesia. Akan diawali oleh Papua, di mana Nixon, salah satu fasilitator Hero’s Projects dari daerah tersebut akan menerapkan modul-modul Hero’s Projects pada sekolah alam yang akan dibukanya di sana. Kemudian akan disusul oleh kota-kota lain, di mana fasilitator Hero’s Projects berada, antara lain di Cilacap, Jogja, Surabaya, Probolinggo, Jakarta, Sumba dan Ende.

Editor : Totok Waluyo
Reportase : Roci Marciano