Tidak Bisa Ikuti Pembelajaran Online, Siswa Kelas V Kabur Dari Rumah

Buleleng, Porosinformatif – Masa pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat dunia. Segala bentuk kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan dengan bertatap muka, sekarang dilakukan dengan virtual alias online.

Namun, bagi sebagian masyarakat hal ini menjadi beban tersendiri, mengingat hasil jerih payah kerjanya tidak bisa mengimbangi dengan pola hidup di masa pandemi.

Putu Agung Suantara (14th) salah satu siswa kelas V sekolah dasar, anak dari pasangan Ketut Dana Yasa (36th) dan Komang Darini (34th) pergi meninggalkan rumah lantaran tidak bisa mengikuti pelajaran secara daring.

“Terakhir memang Putu meminta Handphone. Tapi kami sebagai orangtua belum bisa penuhi, karena pemasukan kami sebagai buruh petani tidak menetap. Apalagi dengan adanya Covid,” ujar Ketut sang Ayah.

Bersamaan waktu saat dikonfirmasi ke Kepala Dusun Sepang Putu Adiana Alias Ratep, membenarkan kejadian tersebut. Ratep menambahkan, bahwa memang dari tanggal 31 Agustus anak dari Ketut Dana pergi meninggalkan rumah. “Dari laporan orang tuanya tersebut, segera tiang perintah warga dusun agar membantu mencari Putu Agung,” jelasnya.

“Astungkare, besok harinya salah satu warga menemukan Putu Agung Suantara di salah satu kebun milik Gusti Made Dewa Alit di daerah Mecatu di sekitar pohon bambu yang terdapat pohon besar dan oleh warga langsung diantar kerumah orang tuanya,” cetus kepala Dusun Sepang.

Kejadian kaburnya siswa kelas V dari rumah, lantaran tidak mempunyai Handphone guna pembelajaran daring terdengar oleh personel Polres Buleleng Bripka Putu Anton Dwipayana yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal.

“Sudah merupakan kewajiban kita untuk saling berbagi dan membantunya, saya sisihkan sebagian gaji saya untuk membeli HP dan memberikannya agar dapat belajar karena situasi covid-19 mewajibkan anak harus belajar secara Online,” terangnya.

Disisi lain Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H., menyampaikan, apa yang telah dilakukan Bripka Putu Anton Dwipayana, S.H., bisa menjadi contoh dan dapat diikuti oleh personel lain sebagai bentuk kemanusiaan.

Dan bila ada anak-anak sekolah yang memerlukan jaringan wifi untuk belajar, pihak Kepolisian siap untuk membantunya, silahkan datang kekantor Polisi baik di Polres maupun di Polsek-Polsek jajaran Polres Buleleng. ‚ÄúSilahkan datang akan kami terima dan membantunya untuk belajar On line,” tegas Kapolres Buleleng.

Editor : Totok Waluyo
Reportase : Totok Waluyo