Re-Opening Monkey Forest Awali Pergerakan Pemulihan Pariwisata Ubud

Ubud, Porosinformatif – Re-Opening destinasi wisata alam Monkey Forest mengawali pergerakan pemulihan pariwisata daerah Ubud, Gianyar, Bali. Destinasi wisata alam yang berada di kawasan suci Wenara Wana ini juga merupakan icon wisata bagi daerah Ubud.

Dengan dibukanya Monkey Forest yang sebelumnya tutup selama hampir delapan bulan, maka pihak management dapat memantau perkembangan kunjungan wisatawan dan pemulihan pariwisata di Bali.

“Karena dengan hanya menunggu maka peningkatan perekonomian tidak akan menggeliat lagi apalagi saat masa-masa pandemi Covid-19 seperti ini,” ujar General Manager Mandala Suci Wenara Wana I Nyoman Sutarjana kepada media yang hadir, Kamis (5/11).

Ditegaskannya, penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat, sebanyak 50 pcs disiapkan di sejumlah tempat areal Monkey Forest.

“Trend ke depan di yakini wisatawan akan tertarik pada alam, target kunjungan semua disesuaikan dengan situasi yang ada. Meski belum menjanjikan jumlah kunjungan akan tinggi di masa pandemi sekalipun monkey forest merupakan salah satu icon bagi Ubud,” katanya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik Re-Opening tersebut.

“Mari kita bersama-sama untuk membuka diri untuk memulai aktif membuka pariwisata secara perlahan,” pinta Cok Ace.

Menurutnya, guna mempromosikan wilayah wisata, semua perlu bangkit seperti membuka artshop, warung dan membersihkan seputaran tempat tinggal.

“Terlebih di seputaran monkey forest dan Ubud. Mana duluan telur dan ayam, dan apakah perlu kita berbenah setelah pariwisata dibuka, saya rasa tidak,” katanya.

Cok Ace menambahkan, meskipun kasus aktif pasien saat ini sudah mengalami penurunan (per hari rabu kemarin tercatat 662 atau 5,53%), namun Wagub Cok Ace meminta agar sejumlah upaya mulai dari penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan saat kunjungan ke tempat wisata.

Re-Opening kawasan suci Wenara Wana Monkey Forest hari ini dilaksanakan sesuai dengan hari baik secara Hindu, sehingga diharapkan menjadi momen baik bagi semua pihak yang berkunjung dan tentunya dijauhkan dari virus corona yang hingga saat ini masih mewabah di tengah masyarakat.

Editor : Totok Waluyo
Sumber : Humas Pemprov Bali