Sosialisasi Pajak Digital Dalam Webinar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmas Denpasar

Editor : Totok Waluyo | Reportase : Totok Waluyo

Denpasar, Porosinformatif – Perkembangan digital di Indonesia mulai pesat karena menjamurnya start-up. Hal ini ditandai dengan rontoknya bisnis perusahaan retail multinasional dan meningkatnya belanja online masyarakat Indonesia. Sejauh mana pelaksanaan pajak digital di Indonesia?

Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmas Denpasar gandeng Universitas Kristen Indonesia Paulus Makasar gelar Webinar dengan tema “Quo Vadis Pajak Digital Indonesia”, Rabu (18/11).

Ni Nyoman Ayu Suryandaru Kaprodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmas Denpasar mengatakan, selain sarana sosialisasi, Webinar yang diikuti 396 peserta juga sebagai wujud realisasi MOU antara kedua belah pihak.

Menurutnya, tema yang diambil sangatlah tepat. Dimana digitalisasi pajak merupakan upaya mempermudah wajib pajak, baik pengisian dan pelaporan pajak seperti e-faktur, e-bupot yang memerlukan waktu relative singkat.

“Jadi wajib pajak sudah tidak repot lagi dalam menyelesaikan kewajibannya,” ujarnya sembari menegaskan, digitalisasi pajak mampu meningkatkan kepatuhan para wajib pajak.

Lebih lanjut kepada media, Ayu Suryandaru menyampaikan implementasi pajak digital baru dimulai tahun 2020. Dan sangat berpotensi, mengingat jumlah penduduk Indonesia sebesar 250 juta jiwa serta nilai PDB terbesar di Asia Tenggara.

“Apalagi sekarang di masa pandemi. Digitalisasi sangat dibutuhkan,” imbuhnya.

Adapun narasumber dalam Webinar yaitu, Dosen sekaligus praktisi pajak Ni Luh Gede Mahayu Dicriyani, S.ST., M.Si., BKP dengan materi digitalisasi pajak dan Carolus Askikarno P, S.E., M.Ak., BKP Dosen Prodi Akuntansi Ukipaulus Makasar dengan materi Pajak Digital.

Ditambahkan Ayu Suryandaru, Senin (16/11) kemarin Prodi Akuntansi juga menggelar Webinar dengan tema “Strategi Berinvestasi Aman Dimasa Tatanan Hidup Baru”.

Diikuti 257 peserta dan 4 narasumber yaitu Putu Andi Yuda Prayoga (CEO APTA-Marketing & Technology, Co Founder Daejin Bali Indonesia) dengan materi Investasi Forex, Ni Putu Shinta Dewi (Pengelola Galeri Investasi dan Dosen Prodi Akuntansi FEB Unmas Denpasar) materi investasi di pasar modal, Ni Luh Putu Sandrya Dewi (Dosen Akuntansi Unmas Denpasar) materi Financial planning dan Putu Aristya Adi W (Dosen Undhira) materi strategi berinvestasi aman pada fintech di era industri 4.0.

Webinar dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unmas Denpasar Dr. Putu Kepramareni, S.E.,M.M dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Humaniora yaitu Dr. Jaya Pramono, Sp.Pd.,M.Par dan dihadiri Ni Nyoman Ayu Suryandari, S.E.,MSi.,Ak.,CA Kaprodi Akuntansi FEB Unmas Denpasar dan Kaprodi Akuntansi Undhira Ni Putu Sri Purnama, S.E.,MSi.,Ak.,CA.

Diharapkan para peserta webinar lebih mampu memahami dan mengimplementasikan strategi investasi di berbagai intrumen investasi yang ada.

“Sehingga geliat investasi menjadi meningkat di tengah kondisi ekonomi yang sudah hampir memasuki resesi ekonomi dampak daripada pandemi Covid-19,” pungkasnya. (*)