Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya Gelar Kuliah Umum Perfilman

Surabaya, Porosinformatif – Kuliah Umum oleh Prodi Teater STKW Surabaya yang bertempat di Teater Kecil STKW Perumahan Wisma Mukti, Jl. Klampis Anom II Surabaya, Senin (11/11) pukul 13.00-16.00 WIB.

Pematerinya ialah M. Ainun Ridho dikenal juga sebagai Produser dan Sutradara film “Jack”. Acara ini dihadiri dari berbagai kalangan, meskipun pengumuman yang tersedia adalah 45 kursi, tapi tampaknya antusisas peserta yang mengikuti kuliah umum ini melebihi kapasitas kursi yang disediakan.

Buktinya peserta yang hadir ada dari Blitar, Sidoarjo, Gresik, Surabaya dan perwakilan daerah Kabupaten yang ada di Jawa Timur. Terdiri dari Siswa, Mahasiswa dan Umum.

Berdasarkan dari hasil wawancara yang telah dilakukan langsung oleh wartawan PorosInformatif.com bersama Kaprodi Teater STKW Surabaya, Bapak Dr. Koko Hari Pramono M.Pd mengatakan bahwa, “Kuliah umum seperti ini bagian dari agenda rutin Prodi teater yang dilakukan sekali dalam setiap semester. Adapun dosen tamu yang diundang dari kalangan Nasional dan Internasional, hal ini  gunanya demi menambah pengetahuan dan wawasan atas perkembangan seni di dalam dan di luar negeri. Sebelum Kuliah Umum tentang film, telah diisi oleh Naoki Nagai dari Jepang (international), waktu itu materinya tentang Pantomime,” ujarnya.

Untuk perfilman ini bertujuan, agar ilmu teater yang dipelajari di Prodi teater STKW Surabaya mahasiswanya mampu masuk dalam industri teknologi media rekam.

Hal ini juga di tegaskan oleh Dr. Koko Hari Pramono. M.Pd bahwa ada wajah baru di prodi teater STKW Surabaya. Harapannya, akan ada minat utama tentang teater film atau tidak menutup kemungkinan STKW Surabaya itu sendiri membuka prodi baru yaitu Prodi Media rekam.

Senada perihal prodi Media Rekam, Bapak Mujib Alfirdaus M.Pd juga mengatakan bahwa, “Sudah saatnya Prodi teater STKW bergerak menuju pada perkembangan kekinian, mahasiswa diharapkan bisa menguasai dan bahkan mengisi dunia media rekam baik untuk kebutuhan karya idealis, maupun berkarya masuk pada stasiun TV yang ada di Negeri ini,” katanya.

Pemilihan pemateri juga bukan tidak beralasan, ketika wartawan porosinformatif.com bertanya mengapa M. Ainun Ridho yang dipilih sebagai pemateri, sebab Mas Ridho asli Putra daerah Jawa Timur, hidup 30 tahun di Jakarta, dan salah satu sineas yang mengangkat film local wisdom Surabaya yang berjudul “Jancuk”.

Adapun tema pada kuliah umumnya ialah Strategi Perfilman Jawa Timur, Untuk menghadapi perfilman Nasional.

Alasan mengapa kali ini Prodi teater STKW Surabaya mengadakan kuliah Umum ialah untuk menampung semangat dan talenta calon mahasiswa selanjutnya, apabila ada yang bertujuan masuk teater untuk terjun ke dunia entertainment.

“Keputusan berawal dari mahasiswa yang kuliah di Prodi ini hanya bertahan 2 semester saja, karena merasa belum terwadahi bakatnya untuk menjadi seorang entertainer. Tentu saja hal ini menjadi bahan perenungan oleh seluruh civitas akademis yang ada di STKW, karena setiap zaman memiliki tuntutannya masing-masing, tergantung pilihan  bersama yang menentukan jalan yang mana yang akan diambil,” imbuhnya.

Prodi teater STKW menjadikan visi misinya siap menjadi wadah untuk pengembangan bakat di garda terdepan bagi siapapun yang ingin belajar dalam dunia seni pertunjukan khususnya teater.

“Bahkan tidak tanggung-tanggung, bahwa di Prodi teater STKW itu sendiri tengah di bangun studio TV dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai, semuanya akan diwujudkan pada tahun 2020 meskipun sekarang masih on progress,” tegas Pak Koko.

Oleh sebab itu bagi siapapun yang ingin belajar dan ingin mengembangkan bakat kesenian yang ada di dalam dirinya, silahkan daftar, hadir dan mengalir di Prodi Teater STKW Surabaya. Selamat berproses. (roci)