LUSTRUM XI UNESA Persiapkan Tari Remo Millenial Untuk Meraih REKOR MURI

Surabaya, porosinformatif – Dalam rangkaian acara Lustrum XI dan Dies Natalis ke 55 Universitas Negeri Surabaya mengagendakan kegiatan Tari Remo Millenial yang akan di catat pada Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Seluruh civitas akademika Universitas Negeri Surabaya bersama-sama mempersiapkan perhelatan besar, yang akan di gelar pada tanggal 19 Desember 2019.

Fakultas, jurusan dan Prodi yang ada di Unesa mengkoordinasi mahasiswa, dosen dan karyawan yang bersedia terlibat sebagai peraga atau penari remo.

Koordinasi antara Fakultas dilakukan oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Jurusan Sendratasik yang akan mengakomodir mekanisme pelatihan para volunter mengingat tempat antar fakultas yang berjauhan.

Sedangkan koordinator utama kegiatan ini dipercayakan pada Dr. Anik Juwariyah, M.Si selaku ketua Jurusan Sendratasik FBS Unesa.

“Persiapan telah dilakukan sejak jauh hari, hingga kini latihan menari remo dilakukan terus sesuai jadwal yang telah diprogramkan, mahasiswa tari jurusan sendratasik angkatan 2017 ikut membantu mendampingi pelatihan tari remo diberbagai tampat yang telah di tentukan di lingkungan kampus Unesa,” kata Dra. Jajuk Dwi Sasanadjati, M.Hum salah seorang dosen Jurusan Sendratasik yang juga menjadi koordinator pelatihan tari remo di Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) dan Fakultas Ekonomi (FE) kepada Wartawan porosinformatif, Kamis (12/12) melalui sambungan langsung jarak jauh.

Lebih lanjut Dra. Jajuk Dwi Sasanadjati, M.Hum mengungkapkan kegembiraannya karena Unesa telah memberi kesempatan kepada Jurusan sendratasik untuk memperkenalkan Tari Remo yang merupakan salah satu tari tradisional Jawa Timur kepada seluruh civitas akademika Unesa, terutama pada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang seharusnya mengenal dan mencintai kekayaan dan keberagaman seni dan budaya Indonesia terutama Jawa Timur tempat dimana mereka menimba ilmu.

Perhelatan ini menjadi sangat istimewa dilingkungan civitas akademika Unesa dengan komitmen Rektor, Wakil rektor, Dekan dan Wakil dekan serta seluruh pimpinan Unit Pelasana Teknis di Universitas Negeri Surabaya yang telah terjun langsung ikut menari Remo bersama-sama dengan mahasiswa dan civitas akademika Unesa lainnya.

Dipenghujung dialog Dra. Jajuk Dwi Sasanadjati, M.Hum dengan wartawan porosinformatif terbersit pesan marilah bersama-sama menjadi saksi penganugrahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk Tari Remo Millenial yang dilaksanakan oleh Universitas Negeri Surabaya dalam Acara Lustrum XI dan Dies Natalis Unesa ke 55 pada tanggal 19 Desember 2019 di halaman depan Rektorat Universitas Negeri Surabaya sehabis upacara dilaksanakan.(indar)