Awali Tugas di Bali, Pangdam IX/Udayana Sowan ke Gubernur Bali

Editor : Totok Waluyo | Reportase : Totok Waluyo

Denpasar, Porosinformatif – Mengawali tugas dan mandat negara sebagai Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak beserta istri Ny. Uli Simanjuntak sowan ke Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Sabtu (28/11).

Kunjungan Mantan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Ny. Uli Simanjuntak yang tiba di Bali hari Jum’at (27/11) sebelumnya, diterima oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Ny. Putri Suastini Koster.

Dimana pertemuan selain sebagai ajang silaturahmi pejabat baru, juga membahas kondisi Bali terkini khususnya terkait keamanan di Provinsi Bali yang mengalami dampak cukup signifikan secara ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan strategi penanganan Covid-19 di Bali yang selama ini cukup berhasil dan mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Salah satunya adalah tingkat kesembuhan Covid-19 yang tinggi di Bali.

Kepada Pangdam IX/Udayana, Gubernur asal Desa Sembiran ini memperkenalkan Usada Barak, ramuan tradisional berbasis arak yang digali dari kearifan lokal Bali. Ramuan inilah yang digunakan untuk terapi mempercepat kesembuhan pasien Covid-19.

Keberhasilan pengendalian Covid-19 di Bali juga tak lepas dari peran Satgas Gotong Royong Covid 19 di desa adat yang bersinergi dengan unsur TNI-POLRI seperti Babinsa dan Babhinkamtibmas.

Gubernur yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bali berharap sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi Bali dengan Kodam IX/Udayana selama ini bisa berlanjut dan semakin baik di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

“Saya yakin dengan kerjasama yang baik, pelaksanaan Pilkada, penanganan Covid-19 dan upaya pemulihan pariwisata Bali ke depan bisa berjalan dengan baik,” ujar mantan anggota DPR RI tiga periode.

Di saat yang sama istri Gubernur Bali yang juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster memperkenalkan kultur dan kebudayaan Bali kepada Ny. Uli Simanjuntak.

Salah satunya keberadaan kain endek dan songket Bali sebagai warisan budaya leluhur masyarakat Bali yang sangat berharga.

“Sekarang kita dorong para UMKM di Bali membuat pakaian jadi yang fashionable dari bahan-bahan ini,” kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali ini.

Tampak hadir dalam acara silaturahmi Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H dan Ny. Fetty Husein Sagaf.

Sebagai bentuk kenang-kenangan, seniman multi talenta ini Ny. Putri Suastini Koster memberikan cinderamata kain songket kepada Ny. Uli Simanjuntak dan Ny. Fetty Husein Sagaf.(*)