Lewat Doa, Puan Maharani: Kita Bisa Melawan Covid-19

Editor: Totok Waluyo | Reportase: Rizka Septiana

Jakarta, Porosinformatif | Selain ikhtiar menjalankan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan, umat Muslim juga dianjurkan berusaha menghindari virus Covid-19 dengan memanjatkan doa. Membaca doa memohon kepada Allah SWT agar terhindar dari virus corona.

Presiden Jokowi telah mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing serta mengurangi aktivitas di luar rumah dengan belajar, bekerja, dan ibadah di rumah. Bukan hanya itu, Presiden Jokowi juga telah memutuskan metode tes acak secara massal sebagai upaya pengendalian penyebaran virus corona.

Untuk menghadapi terjadinya pandemik ini, WHO mengimbau seluruh masyarakat dunia melakukan tindakan pencegahan dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh, rajin mencuci tangan dengan sabun, dan mengurangi kontak langsung dengan banyak orang.

Selain dengan pencegahan, tidak ada salahnya sebagai umat muslim mendekatkan diri dengan sang pencipta dan memanjatkan doa demi keselamatan bersama. Nabi Muhammad SAW bahkan mengajarkan umatnya untuk berdoa agar terhindar dari wabah penyakit menular pada masanya.

Diriwayatkan dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa :

اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّئِ الأَسْقَامِ [رواه أبو داود [1554]

“Ya Allah sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari penyakit-penyakit yang mengerikan.” [Riwayat Abu Dawud no. 1554]

Banyak penyitas Covid-19 mengaku bahwa selain menjaga kesehatan diperlukan berpikir positif. Situasi yang tidak stabil saat ini mungkin akan tetap membuat seseorang cemas. Meski demikian, pikiran yang positif dan realistis setidaknya dapat membantu berpikir lebih jernih sebelum mengambil keputusan.

Banyak yang tidak dapat mengontrol emosi, pikiran, dan perbuatan orang lain. Seseorang juga tidak bisa mengontrol situasi saat ini maupun berita buruk apa yang akan muncul di layar ponsel seseorang hari ini. Semua ini membuat semuanya terasa lebih menakutkan.

Demi mendapat informasi terbaru tentang penyebaran COVID-19, seseorang mungkin tanpa sadar terus melihat berita lewat ponsel atau TV. Hal ini sebetulnya bermanfaat, tapi bagi beberapa orang, berita demikian justru membuat pikiran mereka jadi kewalahan.

Berita buruk yang bertubi-tubi tentang pandemi COVID-19 malah dapat menghalangi seseorang dari berpikir positif. Maka dari itu, bila seseorang mulai merasa takut atau cemas saat membaca berita COVID-19, coba istirahat sejenak dan alihkan dahulu pikiran seseorang.

Berdoa untuk kesehatan

Untuk mengatasi pandemi, Ketua DPR Puan Maharani juga memberikan imbauan. Ia mengatakan kekuatan imunitas kita juga dapat dibentuk dengan membiasakan diri terhadap berbagai kebiasaan baik.

Terapkan pola hidup sehat, perbanyak makan makanan bergizi, dan selalu mengonsumsi vitamin. Multivitamin terutama saat ini begitu dibutuhkan untuk melengkapi asupan nutrisi yang membentuk imunitas tubuh.

“Jangan lupa juga istirahat dan hindari stres. Tanpa kita sadari, stres itu punya dampak yang sangat besar untuk hormon-hormon dalam tubuh kita. Semakin jauh dari stres, maka semakin kuat pula daya tahan tubuh kita,” ujar Puan.

Puan mengingatkan bahwa kualitas tidur yang baik dapat membangun daya tahan tubuh, apalagi tidur di malam hari. Saat tidur, tubuh mengeluarkan senyawa yang memiliki efek perlindungan untuk sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, Puan melanjutkan, seiring dengan menjaga imunitas tubuh, berpasrah pada Tuhan Yang Maha Esa juga penting dalam membangun kekuatan menghadapi pandemi COVID-19.

Bagaimanapun, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana tertuang dalam nilai Pancasila Sila pertama.

“Sambil menjaga kekuatan tubuh, kita juga barengi dengan menjaga kekuatan psikologis dan mental. Setiap hari barengi dengan doa, doa, dan doa karena hanya dari Yang Maha Kuasa kita mendapatkan kekuatan yang sebesar-besarnya,” tegas Politikus PDI Perjuangan ini.

Puan menambahkan, berdoa memiliki efek yang besar dalam kehidupan kita. Bahkan, ada studi yang juga mendukung hal ini. Penelitian menyebutkan doa sudah terbukti menciptakan perasaan tenang dan damai. Ini menjadi dorongan kekuatan agar mampu menghadapi keadaan yang terjadi di luar kendali manusia.

“Lewat doa, kita berserah diri, meminta dan mohon kekuatan. Dalam agama saya Islam, saya diajarkan bahwa Allah SWT yang Maha Besar dan mengizinkan semua yang ada di dunia ini terjadi. Tidak ada yang luput dari kuasa-Nya, dan bahwa setiap cobaan adalah gemblengan untuk kita menjadi manusia yang lebih kuat dan lebih baik,” ucap Puan.(*)