KKN PMM UNMAS Denpasar Hadirkan Program Pemberdayaan Pendidikan Dasar dan Penguatan UMKM di Desa Timpag

Tabanan, Porosinformatif| Upaya mendorong kemajuan pendidikan dan penguatan sektor usaha masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat. Salah satunya diwujudkan oleh 20 mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar melalui program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berlangsung di Desa Timpag, Kabupaten Tabanan, pada 15 Juli hingga 24 Agustus 2026.

Program tersebut mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Pendidikan Dasar dan Daya Saing UMKM melalui Pendekatan Pemberdayaan di Desa Timpag.” Pelaksanaan kegiatan diarahkan pada dua bidang utama, yakni pendidikan dasar dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Di sektor pendidikan, mahasiswa hadir untuk memberikan pendampingan yang dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan dasar dalam membaca, menulis, berhitung, literasi, dan numerasi. Proses pendampingan dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi serta media digital agar kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan mudah diterima oleh siswa.

Selain memberikan pendampingan kepada siswa, mahasiswa turut memberikan dukungan kepada tenaga pendidik melalui kegiatan peningkatan kompetensi. Program lainnya meliputi edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut serta kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan sekolah. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat menunjang terciptanya suasana belajar yang nyaman sekaligus lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.

Pada bidang UMKM, kegiatan difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan bisnis. Mahasiswa memberikan pendampingan terkait pengelolaan laporan keuangan, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, penyusunan katalog produk, pemasaran melalui platform digital, serta pengelolaan proses produksi.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami pengelolaan usaha secara lebih terarah sehingga mampu mengikuti perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi di era digital.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN PMM Universitas Mahasaraswati Denpasar, I Komang Suryadnya Diputra, S.E., M.M., menekankan pentingnya mahasiswa menjalankan program berdasarkan kompetensi yang dimiliki serta menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan PMM menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi sekaligus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Desa Timpag.

“Program KKN PMM merupakan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama berada di kampus sekaligus mengambil peran dalam membantu masyarakat. Kami berharap seluruh kegiatan yang telah dirancang dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya sehingga memberikan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Timpag,” ujarnya, Senin (20/7).

Salah satu bentuk implementasi program pendidikan dilakukan melalui pendampingan pembelajaran di kelas. Mahasiswa mendampingi siswa dalam kegiatan yang menggabungkan penguatan literasi dan numerasi dengan pemanfaatan teknologi digital.

Metode tersebut dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga mendorong siswa untuk lebih aktif dan antusias mengikuti proses pembelajaran.

Perhatian terhadap peningkatan kualitas pembelajaran juga diberikan kepada para guru. Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan, guru diperkenalkan pada penyusunan modul ajar dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) serta aplikasi Canva.

Kegiatan tersebut diberikan oleh Ni Made Dwi Utari Pusparini, S.Pd., M.Li. Pemanfaatan berbagai perangkat digital tersebut diharapkan dapat membantu guru menghasilkan materi pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif serta menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi pendidikan.

“Kami berharap pemanfaatan teknologi dan digitalisasi dapat menjadi sarana yang mendukung guru dalam meningkatkan kemampuan mengembangkan pembelajaran. Dengan demikian, teknologi tidak hanya digunakan sebagai alat bantu, tetapi juga dapat mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa,” ujarnya.

Pemberdayaan masyarakat juga diarahkan pada sektor ekonomi melalui kegiatan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Mahasiswa KKN PMM Universitas Mahasaraswati Denpasar melaksanakan pelatihan dengan tema “Peningkatan Daya Saing UMKM di Era Digital.”

Kegiatan tersebut melibatkan pemilik dan karyawan UMKM Klepon Bu Allen. Pelatihan menghadirkan Dosen Pembimbing Lapangan, I Komang Suryadnya Diputra, S.E., M.M., bersama M Doni Permana Putra, S.E., M.Si.

Materi pelatihan diberikan berdasarkan aspek penting dalam pengelolaan usaha. I Komang Suryadnya Diputra membawakan materi mengenai manajemen produksi dan manajemen pemasaran, sedangkan M Doni Permana Putra memberikan materi mengenai manajemen keuangan.

Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan usaha yang terencana dan terintegrasi. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari sehingga usaha mampu berkembang, memiliki daya saing yang lebih baik, dan meningkatkan potensi pendapatan di tengah perkembangan ekonomi digital.

Pelaksanaan KKN PMM di Desa Timpag tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan manfaat selama mahasiswa berada di tengah masyarakat. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi fondasi awal bagi keberlanjutan pengembangan pendidikan dasar dan UMKM setelah masa pengabdian berakhir.

Keberlanjutan program tentunya membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, pihak sekolah, pelaku UMKM, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga agar pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, program pemberdayaan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi mampu memberikan pengaruh positif yang dapat dirasakan masyarakat Desa Timpag dalam jangka panjang.

Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, apresiasi dan terima kasih disampaikan kepada Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (DPPM) Kemdikbudristek atas dukungan dan pendanaan yang diberikan dalam pelaksanaan program KKN PMM Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mahasaraswati Denpasar atas arahan dan pendampingannya, serta kepada Pemerintah Desa Timpag yang telah menerima dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan. Kerja sama berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran program. Melalui kolaborasi tersebut, kegiatan KKN PMM di Desa Timpag diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dasar sekaligus memperkuat kemampuan UMKM dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.***