PWI Bali Finish 8 Besar Porwanas XIII/2022, Sebuah Penantian Prestasi sejak 39 Tahun Silam

Malang, Porosinformatif| Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali berhasil mengakhiri penantian panjang meraih medali emas, tepatnya 39 tahun silam sejak Porwanas Pertama di Semarang, Jawa Tengah pada tahun 1983 dengan finish di 8 besar Porwanas XIII/2022.

Torehan 1 medali emas dan 1 medali perak, didapatkan PWI Bali dari prestasi luar biasa dari cabang olahraga Biliar atas nama Hari Santoso.

Prestasi ini sebuah lompatan besar karena sepanjang keikutsertaannya di ajang ini PWI Bali belum pernah meraih medali emas.

Dengan raihan 2 medali itu PWI Bali bertengger di peringkat delapan.

Juara umum diraih PWI Jawa Barat dengan 10 emas, 6 perak, 4 perunggu, urutan kedua tuan rumah PWI Jawa Timur (7 emas, 3 perak 4 perunggu), peringkat ketiga PWI Kalimantan Tengah (3 emas, 2 perak, 3 perunggu).

Posisi keempat PWI Papua (2 emas, 2 perak), PWI Lampung posisi kelima (1 emas, 8 perak, 5 perunggu), Kalimantan Selatan urutan keenam (1 emas, 3 perak, 1 perunggu) dan peringkat ketujuh PWI Kepulauan Riau (1 emas, 1 perak, 1 perunggu).

Hari Santoso atau Ari Pratama yang diguyur bonus oleh PWI Bali, merupakan wartawan Suara Denpasar, meraih emas nomor bola 8 setelah mengalahkan pebiliar tuan rumah Jatim Wetly Al Jufri di rumah biliar Lucky Pool & Cafe Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kota Malang.

Sayang, ia harus puas meraih perak nomor bola 9 setelah di final kalah dari pebiliar Kepulauan Riau (Kepri) Endang Kurniawan, Kamis (24/11/2022).

Sementara di nomor bola 10, Ari Pratama gagal meraih medali karena terhenti di babak 8 besar.

Cabor biliar memperebutkan 5 medali emas. Tuan rumah Jatim menjadi juara umum dengan torehan 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Kontingen Bali didampingi Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra, tampil dalam Porwanas sebelumnya menargetkan dua emas dari cabor biliar.

”Biliar menjadi salah satu tumpuan kami meraih medali. Target emas terpenuhi. Semoga sukses biliar memacu cabor lain untuk meraih prestasi pada Porwanas selanjutnya,” ungkap Ketua Kontingen PWI Bali Djoko Purnomo.

Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra mengatakan, capaian ini patut disyukuri.

Dengan persiapan dan bekal yang minim, Bali mampu menempati posisi 8 besar.

”Saya kira ini merupakan capaian luar biasa dan membanggakan. Apalagi kita mampu mencuri medali emas dan perak di cabor biliar,” ujar Dwikora Putra yang juga Pemimpin Redaksi Warta Bali ini.

Dwikora Putra menambahkan, sebagai Penanggung Jawab Kontingen Porwanas 2022 PWI Bali, pihaknya sangat bangga dan berterima kasih kepada kontingen dan atlet Bali yang sudah berjuang maksimal.

”Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Bali dan Pemprov Bali sudah men-support keikutsertaan Bali di Porwanas XIII/2022 Jawa Timur,” tandas pria yang dua periode memimpin PWI Bali tersebut.

Pada bagian lain, Ari Pratama mengaku dirinya lelah berlatih ekstra keras bersama kawan-kawan terbayar dengan torehan prestasi dan medali.

Bali pada cabor biliar diperkuat Ari Pratama, Ari Purboyo, dan I Made Miasa.

Kontingen Bali sendiri turun di 5 cabor, yakni biliar, catur, futsal, tenis meja, dan tenis lapangan.

Di cabor futsal, tim futsal Bali melangkah hingga 16 besar, dan gugur setelah kalah 1-11 dari Riau. *