Denpasar, Porosinformatif| Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pembangunan Denpasar terus berupaya menambah literasi para siswanya dengan disiplin ilmu di luar jurusan.
SMK Pembangunan yang akan bermutasi menjadi SMK Mild School Bali, kali ini memberikan ilmu jurnalistik dengan mendatangkan narasumber praktisi di bidang jurnalistik, Totok Waluyo (Founder media online Porosinformatif.com).
Belasan siswi kelas XI SMK Pembangunan jurusan akuntansi terlihat antusias mengikuti pelajaran ekstra pada siang hari ini, Rabu (19/2) bertempat di salah satu ruang kelas.
Totok yang juga seorang advokat menyampaikan bahwa ilmu jurnalistik merupakan tambahan soft skill yang harus dimiliki para siswa.
“Dengan ilmu jurnalistik, siswa dari konsentrasi keilmuan apapun akan membutuhkannya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dengan kekuatan komunikasi yang baik, para siswa bisa memiliki mental yang kuat saat bertemu dengan siapapun nantinya.
“Bisa menempatkan diri, peka terhadap permasalahan di sekitar, menjadi kontrol sosial, dan yang pasti bekal ilmu jurnalistik akan dibawa ke mana pun siswa berada,” tuturnya.
Tidak hanya itu saja, ilmu jurnalistik tentunya bisa membangun networking atau jaringan buat para siswa setelah mereka berada di dunia kerja.
“Saya pribadi sangat apresiasi langkah dari pengurus Mild School Bali yang pada tahun ini juga akan membuka sekolah menengah kejuruan jurusan jurnalistik,” katanya menegaskan.
“Jadi tidak hanya ekstrakurikuler, ilmu jurnalistik akan dibuka secara langsung ditingkat provinsi,” ujarnya.
“Jadi bagi kalian yang mau menjadi jurnalis, humas, public relation, serta juru bicara, sekolah di sini ya (SMK Mild School Bali Jurnalistik). Untuk info lebih lanjut, bisa hubungi saya di nomor Whatsapp 08113999019,” katanya seraya mengajak.***



















