Denpasar, Porosinformatif| Fakultas Hukum Universitas Dwijendra Denpasar gandeng Relawan Jurnal Indonesia (RJI) guna menggelar workshop dan seminar nasional bahas arah kebijakan system pengelolaan jurnal di Indonesia.
Kepada awak media, Rektor Dwijendra Denpasar, Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.MA. mengatakan bahwa kegiatan hari ini sangat penting sekali dilaksanakan.
“Mengingat, peran penting jurnal ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” imbuhnya, Sabtu (24/5).
Ia juga menyampaikan bahwa Universitas Dwijendra Denpasar berkomitmen untuk terus mendorong kualitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa.
“Workshop ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat ekosistem akademik yang sehat dan produktif,” katanya menegaskan.
Prof. Dr. Ir. Gede Sedana yang juga salah satu bagian kelompok ahli Gubernur Bali ini menambahkan, bahwa pada hari ini juga dilakukan MoU antara RJI dan Universitas Dwijendra Denpasar, serta dilakukan MoA antara Ketua RJI dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra Denpasar.
Di tempat yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Dwijendra, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H. menekankan pentingnya pengelolaan jurnal yang profesional sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kuat.
“Kami mendukung penuh segala bentuk kegiatan yang dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan jurnal ilmiah, tidak hanya di lingkungan Yayasan Dwijendra, tetapi juga di tingkat nasional,” tuturnya.

Workshop dan seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yakni Dr. Muhammad Aswad, M.Pd., Prof. I Ketut Sudarsana, M.Pd., dan Dr. Yusuf Saefudin, S.H, M.H.
Ketiganya membawakan materi yang mencakup tantangan dan peluang pengelolaan jurnal akademik di Indonesia, strategi peningkatan akreditasi jurnal, serta aspek hukum dan etika dalam publikasi ilmiah.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari lingkungan Yayasan Dwijendra, seperti Ketua Pembina Yayasan Dwijendra dan Ketua Pengawas Yayasan Dwijendra yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Dwijendra.
Setelah selesai acara, Ketua Pengurus Pusat RJI, Dr. Arbain S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa RJI memiliki banyak anggota yang berpengalaman di tata Kelola jurnal sehingga pada hari ini RJI bisa sharing dengan dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dwijendra.
Di Indonesia sendiri, disebut Arbain sudah ada 60an jurnal berindeks Scopus.
“Sinta dua juga sudah banyak dan pemateri kita pada hari ini ada Pak Yusuf yang beliau adalah pengelola jurnal Sinta Dua. Jadi sangat cocok buat peserta workshop dan seminar kali ini,” kata Arbain.
“Workshop dan seminar nasional ini diharapkan mampu menghasilkan pemahaman dan sinergi yang lebih kuat di antara para pengelola jurnal, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu publikasi ilmiah di Indonesia,” pungkasnya.***



















