Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unmas Denpasar Kenalkan Padlet untuk Dukung Deep Learning di SMP Negeri 9 Denpasar

Denpasar, Porosinformatif| Pada hari Jumat, 5 Juni 2026, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMP Negeri 9 Denpasar dengan mengusung tema “Integrasi Teknologi Digital untuk Mendukung Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris.” Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan bermakna dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 9 Denpasar ini merupakan bagian dari program PkM unggulan Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris yang berfokus pada “Penguatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Inggris yang Kritis, Reflektif, dan Berbasis Budaya Lokal yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Mahasaraswati Denpasar. Salah satu fokus kegiatan adalah memperkenalkan penggunaan platform digital Padlet sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan partisipasi dan kreativitas siswa.

Dalam sesi pelatihan dan pendampingan, tim pengabdian memberikan latihan kepada siswa mengenai cara menggunakan Padlet untuk mendukung proses belajar Bahasa Inggris. Siswa diajak melakukan simulasi sederhana dengan mengunggah foto artis favorit maupun foto diri sendiri ke dalam Padlet. Kemudian mereka menuliskan deskripsi singkat menggunakan Bahasa Inggris. Aktivitas ini dirancang untuk melatih keterampilan menulis (writing skill), memperkaya kosakata (vocabulary), serta meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris secara autentik.

Ketua tim pelaksana kegiatan, Dr. Putu Ayu Paramita Dharmayanti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa integrasi teknologi digital dalam pembelajaran merupakan salah satu langkah penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa.

“Melalui penggunaan Padlet, siswa tidak hanya belajar Bahasa Inggris, tetapi juga belajar berkolaborasi, berkreasi, dan memanfaatkan teknologi secara positif. Aktivitas ini sejalan dengan konsep Deep Learning yang mendorong siswa memahami materi secara lebih mendalam dan menghubungkannya dengan pengalaman nyata,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengunggah foto, memberikan deskripsi sederhana, serta membaca dan memberikan tanggapan terhadap hasil karya teman-temannya. Suasana pembelajaran menjadi lebih interaktif karena setiap siswa dapat melihat dan belajar dari berbagai contoh yang ditampilkan dalam satu platform digital yang sama.

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 9 Denpasar turut mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi siswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran. Selain meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris, penggunaan Padlet juga membantu siswa mengembangkan literasi digital yang sangat dibutuhkan pada era pembelajaran abad ke-21.

Selain itu, banyak siswa mengaku baru pertama kali menggunakan Padlet sebagai media pembelajaran Bahasa Inggris. Mereka merasa kegiatan tersebut lebih menarik dibandingkan pembelajaran konvensional karena dapat menggabungkan penggunaan teknologi dengan aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mereka juga mengungkapkan bahwa penggunaan Padlet membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan karena dapat melihat hasil pekerjaan teman-temannya secara langsung.

Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unmas Denpasar berharap siswa semakin termotivasi untuk menggunakan teknologi digital secara produktif dan kreatif dalam proses belajar. Kegiatan pengabdian ini juga menjadi bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik saat ini.***