Editor: Redaksi | Reportase: Totok Waluyo
Nusa Dua, Porosinformatif| Bali & Beyond Travel Fair 2022 kembali dihadirkan dengan menawarkan literasi budaya dan keunikan daerah masing-masing di wilayah Indonesia.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia BBTF 2022 I Putu Winastra saat membuka talkshow yang diadakan di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua Bali, Rabu (15/6/2022).
Hadir sebagai pembicara, Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati, Ketua BPPD Denpasar – Ida Bagus Gede Sidharta Putra, Dokter Ayurverda Como Shambhala – DR. Prasanthi, CEO NTT (Nigerian Travel Two) – Elizabeth Agboola. Dengan dipandu oleh Yoke Darmawan.
I Putu Winastra yang juga Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali tahun 2021-2026 ini mengatakan, Bali & Beyond Travel Fair mendapat respon positif dari berbagai pelaku industri pariwisata baik domestik maupun luar negeri untuk memanfaatkan event tahunan ini sebagai sarana promosi yang ampuh.
Para akomodasi, biro perjalanan, atraksi dan instansi pemerintah di sektor pariwisata di luar Bali juga mengambil kesempatan untuk menampilkan potensi daerahnya masing-masing dengan mengisi stand yang disediakan sebagai penjual.
“BBTF tahun ini berhasil menarik perhatian, diantaranya 181 seller dan 273 buyer dari 30 negara untuk meramaikan bisnis industri pariwisata,” ujarnya selepas acara talkshow.
Pihaknya menambahkan, BBTF 2022 ini menyambut yang baru, khususnya travel agen dari Afrika, bersama dengan negara-negara dengan kontribusi besar dari Eropa, Timur Tengah, negara-negara ASEAN, India, Australia, dan Asia secara keseluruhan.
“Nigeria pertama kali mengikuti BBTF tahun ini dan juga tercatat sebagai pembeli dengan jumlah delegasi terbanyak setelah Indonesia, kemudian Australia, India, Filipina, Prancis, Belanda, disusul Inggris dan Uni Emirat Arab. Terima kasih Bu Elizabeth yang sudah mendukung acara ini,” tandasnya.
Selain itu, BBTF tahun ini juga menampilkan 13 destinasi provinsi Indonesia, yaitu; DKI Jakarta, Aceh, Bangka Belitung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sumatera Utara dan Bali tentunya – ditambah 5 destinasi prioritas yaitu; Toba, Mandalika, Borobudur, Likupang, dan Labuan Bajo.
“Penyajian destinasi ini juga memberikan ruang bagi seni pertunjukan, budaya dan keunikan masing-masing daerah,” tegasnya.
Ia juga menyebut, BBTF 2022 didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Hotel Kempinski, Hotel Melia, Grand Mirage, Samabe, Hotel Adiwana, Sunrise Adventus dan Inifinity 8 Hotel. Selain itu Perhimpunan Hotel Ubud yang mengedepankan potensi desa sebagai destinasi. Didukung juga oleh perusahaan: Biznet, BIMC, Akasa Coffee, Krisna Oleh Oleh. Post tour ke semua buyer ke berbagai destinasi, ke Bangli yang disponsori oleh De Umah dan KBA tour, ke Bali Utara yang disponsori oleh Dinas Pariwisata Buleleng dan ke Kabupaten Badung mengunjungi Desa Plaga yang disponsori oleh Bali Sinar Mentari.
Talkshow yang mengangkat tema “Balancing in Harmony”, menghadirkan narasumber terpilih dari berbagai tren pariwisata, praktisi di Bali – sebagai upaya merespon arahan pemerintah untuk fokus tidak hanya pada pencapaian jumlah wisatawan, tetapi pada peningkatan jumlah wisatawan. ‘kualitas pengeluaran’ wisatawan dan lingkungan yang berkelanjutan untuk desa wisata yang sesuai dengan CHSE.
“Semoga kita semua dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan diberikan kelancaran hingga pelaksanaan BBTF 2022 pada tanggal 14-17 Juni 2022,” doanya.
“Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada para pembicara, pemangku kepentingan, undangan dan rekan-rekan Media yang kami hormati karena telah dapat menghadiri talk show ini, memiliki talk show yang produktif dan selamat menikmati,” pungkas Putu Winastra.(*/01)



















