Tingkatkan Kepedulian Lingkungan Siswa SMAN 1 Mengwi, Prodi Pendidikan Biologi FKIP Unmas Denpasar Lakukan PKM

Badung, Porosinformatif| Tim Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, FKIP-Unmas Denpasar berhasil melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Unggulan berjudul ”Identifikasi Tumbuhan Berbasis Etnobotani di Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Mengwi untuk Meningkatkan Kepedulian Siswa Terhadap Lingkungan”.

Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam upaya meningkatkan kepedulian lingkungan berbasis kearifan lokal.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi Unmas Denpasar serta guru dan siswa SMA Negeri 1 Mengwi.

Materi disampaikan oleh Dr. Dra. Dewa Ayu Sri Ratnani, M.P. Dalam pemaparannya, narasumber memberikan informasi tentang pengetahuan praktis mengenai etnobotani kepada para peserta.

Etnobotani adalah ilmu tentang hubungan antara tumbuhan dan aktivitas tradisional masyarakat termasuk pengetahuan tradisional di dalamnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengenalkan aplikasi PlantNet untuk melakukan identifikasi tumbuhan.

Para peserta pelatihan kemudian diajak untuk bersama-sama menggunakan aplikasi tersebut dalam mengidentifikasi tumbuhan-tumbuhan yang ada di lingkungan sekolah.

Identifikasi dilakukan untuk mengenal nama lokal, nama Indonesia, dan nama latin tumbuhan.

Selain itu, juga dikenalkan berbagai manfaat tumbuhan-tumbuhan tersebut dalam aktivitas masyarakat Bali.

Lebih lanjut, I Putu Krisna Widiantara, S.Pd., M.Sc., salah satu guru biologi SMA Negeri 1 Mengwi, yang mengikuti pelatihan menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang menarik dan sangat bermanfaat.

Krisna juga menyampaikan bahwa pelatihan dan aplikasi PlantNet dapat digunakan untuk menunjang proses pembelajaran biologi di sekolah.

“Media aplikasi digital menjadikan pembelajaran biologi lebih menarik dan mudah diakses sehingga memotivasi rasa ingin tahu dan kepedulian siswa terhadap lingkungan melibatkan kearifan lokal setempat,” tuturnya.***