Mengwi, Porosinformatif| Mengajak anak-anak untuk mengenal listrik dan bahayanya tidak harus dengan cara yang kaku.
PLN UP3 Bali Selatan menghadirkan kegiatan “PLN Mendongeng” di PAUD Kumara Dharma Kerti II, sebuah pendekatan kreatif untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya menjaga keselamatan sejak dini.
Anak-anak diajak menikmati cerita yang dibawakan dengan penuh ekspresi oleh tim PLN. Kisah sederhana yang disampaikan membawa mereka memahami bagaimana listrik bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mengingatkan akan bahaya bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik.
Tidak berhenti pada dongeng, anak-anak juga terlibat dalam lomba mewarnai dengan tema ketenagalistrikan. Aktivitas ini menjadi ruang bagi mereka untuk menuangkan imajinasi sekaligus menangkap pesan keselamatan melalui gambar.
Sementara hasil karya mereka dinilai, murid-murid mendapat pengalaman unik berupa simulasi sederhana tentang gangguan listrik.
Melalui cara yang interaktif, PLN ingin menanamkan pemahaman bahwa listrik harus digunakan dengan aman dan bijak.
Interaksi semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka. Murid-murid dengan polos dan antusias menyampaikan pertanyaan seputar listrik, dijawab langsung oleh tim PLN dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba serta foto bersama yang merekam keceriaan anak-anak dan guru.
Manajer PLN UP3 Bali Selatan, I Putu Kariana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata PLN hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menyediakan listrik, tetapi juga mengedukasi generasi muda.
“Kami berharap pesan keselamatan ketenagalistrikan ini tertanam sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli dan bijak terhadap penggunaan listrik.”
Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Kumara Dharma Kerti II, Ida Ayu Putu Utami Dewi, S.Pd., M.Pd.H., menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didiknya, “Belajar melalui dongeng dan mewarnai membuat pesan penting ini lebih mudah diserap. Kami berterima kasih atas perhatian PLN yang menghadirkan edukasi dengan cara yang menyenangkan.”
Melalui pendekatan yang ringan dan ramah anak, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan.
Kegiatan semacam ini menjadi langkah kecil namun penting, agar anak-anak tumbuh dengan kesadaran bahwa listrik adalah energi yang bermanfaat bila digunakan dengan benar, namun juga berbahaya bila disepelekan.***



















