Lepas 760 Wisudawan, Simak Pesan Rektor Universitas Mahasaraswati Denpasar

Badung, Porosinformatif| 760 Wisudawan kembali dilepas Universitas Mahasaraswati Denpasar ke tengah masyarakat.

Acara yang dilaksanakan bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali merupakan acara wisuda yang ke-64 di tahun 2022.

Rektor Unmas Denpasar Dr. I Made Sukamerta, M.Pd. dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan selamat kepada orang tua dan keluarga wisudawan atas nama lembaga.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Mahasaraswati Denpasar sehingga putra putri serta sanak keluarga bisa memilih Unmas Denpasar guna meraih pendidikan sarjananya.

“Kami berharap kebahagiaan hari ini akan menjadi awal untuk menata masa depan yang lebih baik demi keluarga tercinta, serta semoga gelar yang telah diraih hari ini dapat dijadikan motivasi untuk berkontribusi pada peningkatan kinerja serta jenjang karir di masa depan,” ungkapnya, Senin (24/10/2022).

Rektor Unmas Denpasar berpesan, agar dapat memanfaatkan dan menciptakan kesempatan serta mampu hidup mandiri, selalu bekerja jujur, cerdas, optimis, kreatif, inovatif, disiplin dan mau berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjalani hidup yang penuh dengan tantangan dan peluang.

“Ciptakanlah pekerjaan untuk diri sendiri maupun orang lain yang memerlukan karya-karya saudara. Tataplah masa depan dengan percaya diri. Lebih dari itu kami berharap agar saudara-saudara wisudawan adalah alumni yang senantiasa menjaga nama baik almamater,” tambahnya.

Pada wisuda kali ini, juga diserahkan penghargaan peraih Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK terbaik.

Dari Program Magister Prodi MH diraih oleh Kadek Miarta Putra, S.H., M.H. dengan IPK 4,0 (Dengan Pujian), Prodi MP2WL diraih I Wayan Sulistyobudhi, S.Hut., M.Si. (3,97/Dengan Pujian) dan Prodi MM diraih I Gede Toro Mahendra, S.E., M.M.(3,86/Dengan Pujian).

Sedangkan dari Program Sarjana, IPK terbaik diraih oleh Komang Ayu Nuriasih, S.S. dengan IPK 4,0 (Dengan Pujian) dari FBA, dari FKIP diraih I Gede Arta Surya Kusuma, S.Pd. (3,99/Dengan Pujian), dari FEB diraih Ni Luh Gde Yuni Lestari Dewi, S.Ak.(3,85/Dengan Pujian), dari FH diraih I Dewa Ayu Putri Suryantari, S.H. (3,93/Dengan Pujian), dari FT diraih Putu Ocha Maya Firanthi, S.T.(3,76/Dengan Pujian) , dari FPB diraih I Gusti Lanang Agung Ary Widiatmika, S.P (3,96/Dengan Pujian), dari FKG diraih Putu Dende Ari Santi Savitri, S.KG.(3,02/Sangat Memuaskan), dari FF diraih Ni Kadek Cintya Pramesti Dewi, A.Md.Farm (3,93/Dengan Pujian) serta dari PSDKU Mataram diraih oleh I Made Diyama Putra Argantara, S.H.(3,97/Dengan Pujian).

Capaian Universitas Mahasaraswati Denpasar Tahun 2022

Tidak hanya itu, Rektor Unmas Denpasar yang baru dilantik kedua kalinya ini juga menyampaikan beberapa capaian yang telah diraih Unmas Denpasar tahun 2022.

Unmas Denpasar saat ini sudah mendapat peringkat akreditasi “Baik Sekali” untuk Akreditasi Perguruan Tinggi.

Untuk Akreditasi Program Studi, 7 Program Studi sudah mendapat nilai A, dan 14 Program Studi mendapat nilai B.

Di samping itu, pengakuan oleh masyarakat ditunjukkan dengan animo mahasiswa baru yang selalu konsisten.

“Di masa pandemi Covid-19, kami bersyukur jumlah mahasiswa yang kami terima untuk tahun ajaran 2022/2023 adalah sebanyak 2404 orang sesuai dengan daya tampung yang kami miliki,” tuturnya.

Unmas Denpasar juga telah meraih SNI ISO 9001:2015 dan SNI ISO 21001:2018.

Hal ini merupakan salah satu bentuk komitmen pimpinan di lingkungan Unmas Denpasar untuk meningkatkan budaya mutu sistem manajemen organisasi pendidikan dalam menghadapi perkembangan dan tantangan yang sangat dinamis ini serta Smart Society 5.0.

Sejalan dengan Rencana Operasional Unmas Denpasar Tahun 2022, Unmas Denpasar sedang meningkatkan kualifikasi pendidikan dosen ke jenjang S3.

Saat ini Unmas Denpasar sudah mempunyai 90 orang dosen bergelar Doktor dan 83 orang sedang studi lanjut.

Unmas Denpasar juga mengakselerasi kenaikan jabatan fungsional akademik dosen melalui berbagai kebijakan.

Pada saat ini, Unmas Denpasar telah memiliki 7 orang Guru Besar.

Pada tahun 2022, Unmas Denpasar juga memperoleh Dana Penelitian sebesar 1,9 Milyar untuk 13 judul dengan rincian 7 judul Penelitian Kompetitif Nasional; 3 Matching Fund; dan 2 judul penelitian pendanaan Organisasi Perangkat Daerah.

Hibah Institutional Supporting System atau ISS-MBKM dari Kemdikbudristek untuk melakukan akselerasi program MBKM sebesar 736 Juta. “Ini juga kami dapatkan,” tutur Rektor.

“Di bidang Pengabdian kepada Masyarakat, pada tahun 2022, Unmas Denpasar berhasil memperoleh Total Dana sebesar 450 juta untuk 7 judul Pendanaan Kompetitif Nasional yang terdiri dari 5 judul Program Kemitraan Masyarakat (PKM), 1 judul PPDM, dan 1 judul Pengabdian kepada Masyarakat Dana TERRA,” ujarnya.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Terkait pelaksanaan program MBKM oleh Kemdikbudristek, Unmas Denpasar sudah mengikuti berbagai Bentuk Kegiatan Pembelajaran diantaranya: Kampus Mengajar, Magang dan Studi Independen Bersertifikat, KKN Tematik, Riset Keilmuan dan KMMI.

Di samping itu, 10 orang mahasiswa Unmas Denpasar mengikuti perkuliahan di BSRU Thailand selama 1 semester melalui program International Credit Transfer dari Kemdikbudristek.

Selain program MBKM dari Kementerian, Unmas Denpasar juga melaksanakan program MBKM secara mandiri melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi baik dalam maupun luar negeri dan para stakeholders.

Akselerasi Program MBKM juga dibuktikan dengan memenangkan hibah seperti Hibah Center of Excellence dan Pembelajaran Daring Kolaboratif.

Khusus untuk Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022, ada 91 mahasiswa dari 60 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ingin merasakan kuliah di Unmas Denpasar.

Secara nasional, Unmas Denpasar menempati Peringkat ke-1 sebagai Perguruan Tinggi Swasta dengan pendaftar terbanyak, yaitu 991 mahasiswa.

Jika digabung dengan Perguruan Tinggi Negeri, Unmas Denpasar berada pada Peringkat ke-3 setelah Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Udayana.

“Jadi, bisa dikatakan bahwa mahasiswa yang diterima di Unmas Denpasar, merupakan mahasiswa pilihan dengan seleksi yang sangat ketat. Mereka adalah mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.***