Denpasar, Porosinformatif| Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di MTs Generasi Emas pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan.
Kegiatan PkM dikemas dalam bentuk workshop yang ditujukan bagi para guru MTs Generasi Emas. Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan wawasan para pendidik dalam menghadapi dinamika serta tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Salah satu materi utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah Strategi Penguatan Literasi dalam Pembelajaran. Materi ini dibawakan oleh Tim PkM yang terdiri atas I Komang Widana Putra, S.Pd., M.Hum., Dra. I Gusti Ayu Putu Tuti Indrawati, M.Hum., Ida Ayu Made Tika Pradnyani, Putu Wahyu Indrayana, dan Ni Kadek Putri Swandewi.
Dalam pemaparannya, tim menyampaikan berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat literasi peserta didik, di antaranya strategi SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review), Think Write Share, Reading-Writing Connection, serta pemanfaatan Jurnal Literasi sebagai sarana pengembangan kemampuan membaca dan menulis. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan praktik sehingga peserta dapat memahami penerapannya secara langsung dalam proses pembelajaran.
Selama kegiatan berlangsung, para guru menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi workshop. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam berdiskusi, berbagi pengalaman mengajar, serta memberikan tanggapan terhadap materi yang disampaikan. Suasana yang interaktif dan kolaboratif turut menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan tersebut.
Bagi dosen dan mahasiswa yang terlibat, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi wadah untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Perguruan tinggi memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebutuhan nyata para pendidik di lapangan, sementara pihak sekolah mendapatkan tambahan wawasan dan strategi pembelajaran yang dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di MTs Generasi Emas berlangsung dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi para peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah, serta berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru sebagai tenaga pendidik profesional.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah terus meningkat sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, literat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.***

















