Tim PKM Prodi Biologi Unmas Denpasar Edukasi Konservasi Tumbuhan di SMKs Bali Medika Denpasar

Denpasar, Porosinformatif| Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Program Studi (Prodi) Biologi Universitas Mahasaraswati Denpasar kembali melakukan edukasi di Sekolah Menengah Kesehatan (SMKs) Bali Medika Denpasar.

SMKs Bali Medika Denpasar memiliki potensi besar dalam pengelolaan dan pemanfaatan tumbuhan khususnya tumbuhan obat secara berkelanjutan.

Melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini, tim PKM Prodi Biologi Unmas Denpasar berbagi pengetahuan dalam upaya mengedukasi siswa untuk mengenal dan mendokumentasikan tumbuhan obat yang ada di lingkungan sekolah baik yang ditanam maupun yang tumbuh liar.

Sosialisasi ini dilatarbelakangi karena kurangnya kesadaran siswa akan pentingnya konservasi tumbuhan melalui pemanfaatannya.

Beranekaragam tumbuhan yang tumbuh di lingkungan sekolah ditanam sebagai tanaman hias, banyak di antaranya belum dikenal oleh siswa, baik nama lokal maupun nama ilmiahnya.

Kegiatan praktek lapangan bersama siswa dan Guru SMKs Kesehatan Bali Medika Denpasar, Selasa (10/6/2025)

Dosen sekaligus pemateri, Dr. Dra. Dewa Ayu Sri Ratnani, M.P. menyebut bahwa fokus PKM ini adalah peningkatan kesadaran guru dan siswa akan pentingnya edukasi konservasi tumbuhan khususnya tumbuhan obat yang tumbuh di lingkungan sekolah demi pemanfaatan berkelanjutan.

PKM ini dilakukan melalui dua tahapan yaitu sosialisasi edukasi dan praktik identifikasi dan dokumentasi tanaman di lingkungan sekolah.

Praktik langsung dilakukan dengan mengajak siswa untuk mengidentifikasi dan mencatat tumbuhan dengan memberi nama lokal untuk tumbuhan yang sudah dikenal dan nama ilmiah serta mengelompokkan tumbuhan yang termasuk tumbuhan bermanfaat obat.

“Nama lokal diberikan untuk tumbuhan yang sudah dikenal, sedangkan tumbuhan yang belum dikenal dibantu dengan menggunakan aplikasi PlanNet dengan cara tumbuhan di foto dan dicocokkan dengan worldplant,” ujarnya.

Siswa dengan tekun menyimak sosialisasi edukasi dan sangat antusias saat diberikan tugas untuk mengidentifikasi dan mendokumentasikan tumbuhan yang selama ini menghias halaman sekolahnya tetapi tidak dikenal.

Dr. Dra. Dewa Ayu Sri Ratnani, M.P., juga menyatakan bahwa melalui sosialisasi dan edukasi korservasi tumbuhan obat ini siswa diharapkan dapat mengenal dan mengetahui nama dan manfaat tumbuhan yang
tumbuh di lingkungan sekolah, khususnya tanaman obat sehingga nantinya dapat dijadikan media pembelajaran baik teori maupun praktik farmakologis.

Dalam hal ini praktik farmakologis pembuatan obat bahan alam dari tumbuhan yang tumbuh di lingkungan sekolah bagi siswa jurusan farmasi sebagai upaya konservasi melalui pemanfaatannya.

Hal senada disampaikan guru pendamping
siswa, Drs. I Made Suwudana, menurutnya pihak sekolah sangat mendukung PKM ini guna menunjang pembelajaran mendalam melalui teori di kelas dan praktik langsung di lingkungan sekolah serta menjadikannya sebagai media pembelajaran berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia juga mengharapkan kontribusi Universitas Mahasaraswati Denpasar terus berlanjut, baik itu kegiatan dosen-dosennya maupun mahasiswa melalui Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) demi kemajuan sekolah.***